Suara.com - Nama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri masuk nomor lima besar dalam survei terbaru yang dilakukan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) jika maju di Pemilihan Presiden 2024. Tapi, Megawati kalah jauh dari kadernya Ganjar Pranowo.
Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, mengatakan dengan pernyataan semi terbuka soal siapa yang bakal dipilih sebagai Presiden jika Pilpres dilakukan saat ini muntul 45 nama.
"Bila pemilihan Presiden diadakan sekarang ini, siapa yang akan bapak atau ibu pilih sebagai Presiden," kata Deni dalam keterangannya, Selasa (20/12/2022).
Dalam format pertanyaan semi terbuka 45 nama, Ganjar Pranowo mendapat dukungan terbanyak 26,5 persen, kemudian disusul Anies Baswedan 18,6 persen dan Prabowo 16,8 persen.
Setelah itu ada nama Gubernur Jabar Ridwan Kamil 6 persen. Dan di posisi kelima baru ditempati Megawati dengan 1,7 persen.
"Dan nama-nama lain di bawah 3 persen. Yang belum tahu 14,4 persen," katanya.
Untuk diketahui, metodologi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia mulai dari 17 tahun dan sudah menikah.
Populasi dipilih secara random (multistage random sampling) 1220 responden. Survei dilakukan lewat tatap muka.
Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1029 atau 84 persen. Sebanyak 1029 responden ini yang dianalisis.
Sedangkan margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).
Berita Terkait
-
Makin Meroket, Elektabilitas Anies Baswedan Mampu Singkirkan Prabowo Subianto
-
Eks Pentolan PSI Sebut Erick Thohir Layak jadi Cawapres 2024, Tsamara Amany: Pak ET Punya Potensi Besar
-
Anies Sebut Polarisasi Tidak Berarti Pecah: Selesai Pertandingan Lepas Seragam
-
Pemprov DKI Pasang Pagar Kelilingi Tebet Eco Park, Alasannya karena Taman yang Diresmikan Anies kurang Nyaman
-
Pengamat Sebut Endorse Jokowi Bikin Ekektabilitas Ganjar Pranowo Nyungsep
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!