Jabatan Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Tak hanya sebagai Sultan Yogyakarta, Dorodjatun juga pernah mengemban sejumlah jabatan dalam pemerintahan, diantaranya yaitu:
1. Kepala sekaligus Gubernur Militer Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 1945
2. Menteri Negara pada Kabinet Sjahrir III pada tahun 2 Oktober 1946 hingga 27 Juni 1947
3. Menteri Negara pada masa Kabinet Amir Sjarifuddin I dan II dari 3 Juli 1947 hingga 11 November 1947 dan 11 November 1947 hingga 28 Januari 1948
4. Menteri Negara Kabinet Hatta I pada 29 Januari 1948 hingga 4 Agustus 1949
5. Menteri Pertahanan atau Koordinator Keamanan Dalam Negeri masa Kabinet Hatta II pada 4 Agustus 1949 hingga 20 Desember 1949
6. Menteri Pertahanan masa RIS pada 20 Desember 1949 hingga 6 September 1950
7. Wakil Perdana Menteri dalam Kabinet Natsir pada 6 September 1950 hingga 27 April 1951
Baca Juga: Eks Menteri ESDM Subroto Meninggal Dunia
8. Ketua Dewan Kurator Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 1951
9. Ketua Dewan Pariwisata Indonesia pada 1956
10. Ketua Sidang ke 4 ECAFE atau Economic Commision for Asia and the Far East dan Ketua Pertemuan Regional ke 11 Panitia Konsultatif Colombo Plan pada tahun 1957
11. Ketua Federasi ASEAN Games pada 1958
12. Menteri atau Ketua Badan Pemeriksa Keuangan pada 5 Juli 1959
13. Ketua Delegasi Indonesia dalam pertemuan PBB tentang Perjalanan dan Pariwisata pada tahun 1963
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing