Suara.com - Beredar kabar bahwa Wali Kota Solo sekaligus putra sulung Presiden Jokowi resmi maju ke Pilpres 2024 mendatang.
Klaim tersebut juga menyebutkan bahwa Gibran sudah diberikan restu sampai membuat musuh Jokowi panik.
Informasi tersebut dibagikan dan diunggah oleh kanal YouTube bernama 'POLITIK NUSANTARA' pada 19 Desember 2022 dan telah ditonton lebih dari 239 ribu kali tayangan.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan tersebut.
"KABAR BAIK UNTUK INDONESIA !! GIBRAN AKHIRANYA DI TETAPKAN...MUSUH² JOKOWI PANIK KETAKUTAN !!" tulis judul unggahan.
"KABAR BAIK UNTUK INDONESIA GIBRAN AKHIRNYA DAPAT RESTU !! TENSI POLITIK MENUJU 2024 BIKIN MUSUH2 JOKOWI PANIK" tulis keterangan dalam thumbnail video.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim mengenai Gibran Rakabuming Raka resmi maju ke Pilpres 2024 adalah salah.
Baca Juga: Waduh! Sekjen Relawan Jokowi-Prabowo Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Hakim MA
Faktanya, tak ada informasi atau kabar yang menjelaskan mengenai klaim tersebut di dalam video unggahan itu.
Narator dalam isi video membacakan artikel opini dari website seword.com yang diunggah pada tanggal 14 Juni 2021.
Artikel opini tersebut memiliki judul "Alasan Kurang Tepat Dalam Menolak Gibran Maju di Pilpres 2024".
Selain itu, usia Gibran sendiri tidak memenuhi syarat untuk menjadi calon presiden maupun calon wakil presiden.
Menurut Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, usia minimal calon presiden maupun calon wakil presiden adalah berumur 40 tahun. Sementara Gibran kini masih berusia 35 tahun.
Hingga saat ini pun, Gibran secara resmi masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, Jawa Tengah.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka klaim Gibran maju capres dalam Pemilu 2024 bikin musuh Jokowi panik adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam kategori konten hoaks.
Berita Terkait
-
Waduh! Sekjen Relawan Jokowi-Prabowo Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Hakim MA
-
Jokowi ke Menteri Soal Larangan Ekspor Bauksit: Jangan Ragu dan Bimbang
-
Upaya Pemerintah Perbaiki Ekonomi Makro
-
Jokowi Minta Kementerian dan Lembaga Tidak Ragu Hentikan Ekspor Bauksit: Jangan Bimbang!
-
Bukan jadi Cawapres Anies di Pilpres, Apa Motif NasDem Dekati Jenderal Andika Perkasa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan