Suara.com - Safari politik Anies Baswedan ke berbagai wilayah Indonesia sempat menuai perhatian. Terlebih saat Anies terekam melakukan kunjungan memakai private jet.
Aksi bakal calon presiden 2024 Partai NasDem yang menunggangi jet pribadi itu pun memicu pro dan kontra publik. Hal ini dinyatakan juga oleh politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul.
Ruhut menyebutkan bahwa tak ada salahnya naik private jet, namuan Anies dan NasDem tampak terlalu terburu-buru untuk safari politik bahkan menggunakan private jet tanpa PKS dan Demokrat.
"Tapi saya tertarik apa yang dibilang, kenapa ya memang Anies NasDem musti hati-hati sama Demokrat dan PKS, tapi jangan pekong (pecah konsgsi), gaya perubahannya tiba-tiba naik private jet, ya marah mereka," ujar Ruhut Sitompul dalam perbincangannya di kanal di Adu Perspektif.
Berbicara soal private jet, Ruhut menyebut bahwa itu suatu yang tak perlu diributkan.
Pasalnya Anies bukan satu-satunya bakal calon presiden yang naik pesawat pribadi buat kunjungan politik.
Ruhut menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo hingga Prabowo Subianto pun pernah naik privat jet saat safari politik di kampanye pemilihan presiden (pilpres) 2014 silam.
"Saya ada ceritanya soal private jet nih, nih saya masih ingat, waktu periode pertama Pak Joko Wododo, saya dengan Pak Luhut naik privat Jet, itu Prabowo saya masih ingat masih naik pesawat umum, komersial bersama rombongannya," ujar Ruhut Sitompul.
"Tapi besoknya kita terbang ke daerah lain, [saya bilang] bang itu kayaknya yang dipakai Prabowo privat jet yang kita bawa kemarin, jadi itu juga nanti bakal begitu, bandarnya itu-itu juga," imbuhnya.
Baca Juga: 'Ketua Dari Medan' Al Nahyan Muncul Pakai Singlet di Ucapan Hari Ibu Jokowi, Netizen Gemas
NasDem Soal Private Jet Anies
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali mengaku heran apa masalahnya jika mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan safari politik atau berpergian dengan menaiki private jet.
Ahmad mengatakan, perjalanan Anies dengan pesawat jet pribadi itu sendiri difasilitasi oleh Partai NasDem. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung Anies dalam pertarungan Pilpres 2023.
“Partai NasDem memfasilitasi perjalanan tersebut (dengan jet pribadi) karena itu dalam konsekuensi pencalonan Anies oleh Partai NasDem. Jadi apa yang salah ya?” kata Ahmad Ali seperti dikutip Terkini.id -- jaringan Suara.com, Selasa (6/12/2022).
Ahmad pun kebingungan mengapa Anies naik private jet bisa menjadi viral hingga perbincangan panas sejumlah pihak. Menurutnya, Anies sama sekali tidak melanggar aturan apapun dengan menggunakan fasilitas tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah