Suara.com - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian menyatakan, pada awal tahun depan partainya sudah mengumumkan figur bakal calon presiden (capres) yang bakal diusung dan didukung pada Pilpres 2024.
Menurutnya, nama capres yang bakal didukung PKS sudah ada di kantung Presiden dan Majelis Syura PKS.
Pipin menyampaikan, kekinian partainya masih fokus agenda liburan. Serta belum terpikir menyatakan sikap soal pencapresan.
"Misalnya tahun ini, kita masih lagi fokus liburan. Ya kita ikhtiarkan mudah-mudahan awal tahun ini, mudah-mudahan ada tahun baru ada capres baru yang kira-kira bisa dideklarasikan oleh PKS," kata Pipin ditemui di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/12/2022).
Menurutnya, Presiden PKS dan Ketua Majelis Syura PKS sudah mengantongi nama bakal capres yang bakal didukung untuk Pilpres 2024. Figur tersebut, kata dia bakal sesuai kriteria yang ditentukan.
"Itu sudah ada di kantung presiden dan ketua majelis syuro PKS. Jadi saya kira ini tinggal tunggu momentum aja kapan akan dideklarasikan," tuturnya.
Sementara terkait dengan penjajakan koalisi, Pipin menyebut, semua masih dalam pematangan.
"Ya kita masih mematangkan. Mudah-mudahan tidak ada aral melintang," katanya.
Baca Juga: Begini Alasan PKS Ketika SBY-Salim Segaf Lakukan Pertemuan Tanpa Surya Paloh
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini