Suara.com - Tim SAR gabungang menemukan seorang pria yang sebelumnya tenggelam di Cengkareng Drain, Kembangan, Jakarta Barat.
Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fazzli, mengatakan korban yang bernama Reynaldo ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Reynaldo ditemukan sekitar 1,5 KM dari lokasi dia tercebur.
“Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi mengambang di atas permukaan kali Cengkareng Drain pada Minggu (25/12/2022) sekitar pukul 07.30 WIB,” kata Fazzli, dalam keterangannya, Minggu (25/12/2022).
Fazzli menyebut dalam pencarian korban ini, Tim SAR gabungan melakukan pencarian, dibagi menjadi 2 tim.
Tim pertama melakukan pencarian dengan menyisir aliran Cengkareng Drain menggunakan perahu karet hingga radius 7 KM dari lokasi kejadian.
“Tim kedua melakukan penyisrian secara visual melalui jalur darat di sepanjang bantaran kali hingga sejauh 7 KM dari lokasi kejadian,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, seorang remaja bernama Reynaldo nekat melompat ke Kali Cengkareng Drain, Jakarta Barat hingga tenggelam. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/12/2022) dini hari pukul 00.30 WIB.
Berdasarkan informasi, dugaan sementara Reynaldo nekat menceburkan diri ke kali, lantaran takut dimarahi keluarga usai memecahkan akuarium di rumahnya.
Kejadian itu bermula saat korban tengah melintas di sebuah jembatan bersama rekannya. Tak disangka, korban tiba-tiba melompat ke sungai yang arusnya sedang kencang dan akhirnya tenggelam.
Rekan korban mencoba turun ke pinggir sungai untuk melakukan upaya penyelamatan. Sayangnya, tubuh korban sudah terbawa arus.
Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fazzli mengatakan pihaknya bakal melakukan upaya maksimal untuk mencari korban.
"Kami akan semaksimal mungkin melakukan upaya pencarian dengan alat utama serta kemampuan yang dimiliki oleh personil rescue beserta unsur SAR gabungan," kata Fazzli dalam keterangnnya, Sabtu siang.
Fazzli mengatakan penyisiran Kali Cengkareng bakal dibagi dalam tiga tim. Tim pertama akan melakukan pencarian menggunakan rubber boat dengan radius 1 Km.
Tim kedua bakal melakukan upaya pencarian melalui visual sedangkan tim ketiga melakukan penyelaman di kedalaman 10 meter.
Berita Terkait
-
Diduga Takut Dimarahi Gara-gara Pecahkan Akuarium di Rumah, Remaja Nekat Terjun ke Kali Cengkareng dan Tenggelam
-
Bersandar di Dinding Kolam Vila, Bule Jatuh ke Jurang Sedalam 20 Meter
-
Kakinya Sakit Saat Naik Tangga di Diamond Beach, WNA Hong Kong Hubungi Tim SAR
-
Miris! Setelah 19 Hari, Jasad Bocah 11 Tahun Ditemukan Tertimbun Bangunan Rumah di Cugenang
-
Tim SAR Temukan Jenazah Bocah 13 Tahun yang Terseret Arus Kali Cakung Jaktim
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
15 Contoh Teks Doa HUT Ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 yang Penuh Makna
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Akses Pendidikan Kian Luas dan Gratis, Harapan Tak Lagi Terkikis
-
Dianggap Mitos hingga Diakui Pahlawan Nasional: Siapakah Ratu Kalinyamat?
-
Daftar Harga HP itel Agustus 2026 Lengkap untuk Pemilih Gadget Murah
-
Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan
-
Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati
-
4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat
-
Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta