Suara.com - PT Pos Indonesia menjalin kerjasama dengan Perum Bulog melalui sinergi bisnis sahabat Rumah Pangan Kita (RPK) dengan Agen Pos dalam kegiatan pemasaran produk pada masyarakat. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia dan Direktur Bisnis Perum Bulog di Kantor Pusat PT Pos Indonesia Bandung pada Selasa (27/12/2022).
Direktur Utama PT. Pos Indonesia, Faizal R. Djoemadi dalam kesempatan ini menyambut baik kerjasama antara kedua pihak dan mengungkapkan bahwa jalinan kerja sama tersebut dapat mendorong sinergi dalam penyelenggaraan usaha di bidang logistik serta usaha lainnya dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.
“Saya menyambut baik adanya kerjasama antara PT Pos Indonesia dengan Perum Bulog dalam pertukaran data antara RPK dengan Agen Pos. Kerjasama ini tentu sangat strategis, dalam menunjang program pemerintah khususnya di bidang pelayanan jasa pos bagi masyarakat. Apalagi dengan sumber daya yang dimiliki oleh Pos Indonesia, di mana saat ini telah memiliki 4.594 kantor cabang, 151 warehouse (gudang), 8.817 o-ranger dan sebanyak 49.687 agen pos,” ujarnya.
Sementara itu Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita dalam sambutannya mengatakan Perum Bulog berupaya untuk turut hadir dalam mendukung Gerakan ekonomi khususnya UMKM, salah satunya yaitu melalui program Jaringan Rumah Pangan Kita (RPK). Atas dasar tersebut, sinergi antara sahabat RPK Bulog dengan Agen Pos ini diyakini akan membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat di Indonesia, utamanya dalam hal penyediaan komoditas pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
“Sebagai bagian dari komitmen Bulog untuk memastikan ketahanan pangan, kami bangga dapat bermitra dengan Agen Pos untuk membantu mendistribusikan pangan kepada masyarakat. Dengan jumlah sebanyak 62.500 sahabat RPK, Bulog telah menjadi bagian dari kekuatan nasional untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dalam hal ketersediaan, keterjangkauan dan stabilisasi harga," kata Febby.
Ada pun ruang lingkup nota kesepahaman ini antara lain para pihak dapat melakukan sinergi keagenan antara Sahabat RPK dengan Agen Pos untuk memasarkan produk masing-masing, saling melakukan pertukaran data atau informasi masing-masing agen dalam melakukan sinergi, merekrut keagenan baru untuk menjadi Sahabat RPK atau Agen Pos untuk memperluas jaringan distribusi serta rencana kerja sama lain yang disepakati.
Selanjutnya dalam kesempatan tersebut sekaligus dilakukan penandatanganan kerahasiaan (non disclosure agreement) pertukaran data Rumah Pangan Kita (RPK) antara PT Pos Indonesia (Persero) dengan Perum Bulog. Perjanjian kerahasiaan ini ditandatangani oleh Direktur Bisnis PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana dan Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita.
Berita Terkait
-
Kantor Pos Surakarta Sukses Salurkan Bantuan BLT BBM, PKH, dan BPNT ke Masyarakat
-
Optimalkan Penyaluran, Kantor Pos Cabang Balikpapan Salurkan Bantuan BLT BBM, PKH, dan BPNT ke Masyarakat
-
Mantap! Ganjar Tegas Tak Terima Beras Impor
-
Beras Impor Mulai Banjiri Indonesia, Petani Makin Tercekik
-
Gini Cara Update OS untuk Produk Samsung Biar Nggak Lemot
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus