Suara.com - Beredar informasi yang menyebutkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita ratusan triliun dari rumah Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Gibran disebut-sebut dimiskinkan usai sejumlah hartanya disita KPK. Harta Gibran disebut dirampas negara karena diperoleh lewat tindakan koruptif.
Informasi tersebut mulanya diungkapkan oleh sebuah kanal YouTube POPULER NEWS.
Berikut narasinya:
"Terancam dimiskinkan, bangbang: KPK sita seluruh aset korupsi milik Gibran:bangbang:~ News Gibran, Jokowi"
"GIBRAN SUDAH KELEWAT BATAS, RATUSAN TRILIUN DI TEMUKAN TIM KPK DI KEDIAMAN GIBRAN"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Melalui penelusuran, informasi yang menyatakan bahwa KPK menyita aset Gibran adalah salah. Isi video tersebut tak nyambung dengan dengan judul dan thumbnail video.
Baca Juga: Cek Fakta: Gading Marten Dikabarkan Umroh Bersama Luna Maya
Video tersebut hanya memperlihatkan Gibran yang tengah meladeni wartawan dan menjawab sejumlah pertanyaan seputar perpanjangan masa jabatan presiden lewat mekanisme penundaan Pemilu 2024.
Tak hanya itu, video tersebut hanya berisi potongan-potongan video yang digabung menjadi satu.
Thumbnail video yang menyatakan harta Gibran disita KPK juga dapat dipastikan bukan gambar asli. Bukan hanya itu, wajah Gibran dalam thumbnail video itu adalah hasil editan atau sebuah suntingan.
Kesimpulan
Melalui berbagai penjelasan di atas, maka informasi yang menyebutkan bahwa harta Gibran disita oleh KPK adalah salah.
Video tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau hoaks.
Berita Terkait
-
Fotonya Diunggah Gibran Rakabuming, Fajar Sadboy: Aku Merinding
-
Luhut Akhirnya Ditangkap KPK, Benarkah?
-
Cek Fakta: Gading Marten Dikabarkan Umroh Bersama Luna Maya
-
Ketika Lobi-lobi Manis Gibran Rakabuming Berbuah Rp 230 Miliar dari Presiden UEA
-
CEK FAKTA: Luhut Akhirnya Ditangkap KPK, Disebut Kaya Raya Gegara Rugikan Negara, Benarkah?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik