Suara.com - Kepadatan kendaraan terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, arah Jakarta, usai perayaan pergantian tahun baru pada Minggu (1/1/2023). Untuk mengurai kepadatan kendaraan, polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow.
Pelaksana Tugas Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol Nouval M Rizky mengatakan, volume lalu lintas pada Minggu sore cukup padat.
Karena itu, untuk mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan contraflow dari KM 57 (Karawang Timur) hingga KM 47 (Karawang Barat) Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.
"Contraflow mulai diberlakukan sejak pukul 17.12 WIB," katanya seperti dikutip Antara pada Minggu (1/1/2023).
Dengan diberlakukannya contraflow, diharapkan dapat mengurai sejumlah titik kepadatan yang saat ini terpantau terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Untuk diketahui, pada Minggu sore, kendaraan yang melintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek atau arus balik liburan Tahun Baru didominasi kendaraan pribadi.
Lantaran itu, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan serta memastikan kendaraan dalam keadaan prima dan saldo uang elektronik cukup.
Selain itu, pengendara juga diimbau mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan, serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area. Sementara itu, arus lalu lintas di jalan arteri Karawang dari arah Cikampek menuju Jakarta, ramai lancar pada Minggu sore.
Selain kendaraan pribadi, arus lalu lintas juga didominasi kendaraan roda dua. (Antara)
Baca Juga: Minggu Siang, Sistem One Way Diberlakukan dari Puncak Menuju Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate