Suara.com - Langkah politik eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sudah dipastikan. Diketahui Anies sudah dideklarasikan menjadi Bakal Calon Presiden 2024 dari Partai NasDem.
Namun ternyata diam-diam Anies sudah mengemban satu jabatan penting. Hal ini seperti yang diungkap Anies dalam podcast-nya bersama Arie Putra di kanal YouTube Total Politik.
Awalnya Anies menceritakan alasan rumahnya tidak dipasangi pagar besi. Rupanya Anies memang sengaja melakukan itu karena rumahnya yang banyak dipakai untuk kegiatan warga sekitar.
"Sehari-hari selain kita pakai untuk terima tamu, tapi juga hari Sabtu dipakai untuk bimbel. Jadi anak-anak di sini belajar hari Sabtu di sini. Kemudian kalau malam Jumat ada yasinan. Kalau sebulan sekali ada pos pemeriksaan kesehatan," ungkap Anies, dikutip pada Senin (2/1/2023).
"Kemudian kalau pertemuan-pertemuan warga juga bisa pakai tempat ini. Kalau tetangga menikah, pakai ruangan ini untuk akad nikahnya, terus di depannya dipasangi tarup untuk resepsi. Tapi nggak sewa ya," sambungnya, bahkan sempat berseloroh bahwa semua sarana-prasarana itu disediakan gratis untuk warga sekitar.
Anies mengaku sengaja melakukannya untuk memberikan sumbangsih maksimal dalam kehidupan bermasyarakat. "Dan ini sudah kita kerjakan sejak kami tinggal pertama di sini, 2013," tuturnya.
Dengan semua peran itu tentu bisa dibayangkan harmonisnya hubungan Anies dengan para tetangga sekitar. Apalagi karena Anies juga aktif mengikuti berbagai kegiatan bermasyarakat.
Namun semua kontribusi ini ternyata tidak membuat Anies pernah ditunjuk menjadi Ketua RT. Hanya saja Anies rupanya memiliki jabatan lain yang tidak kalah penting.
"Udah pernah terpilih jadi RT belum?" tanya Arie.
Baca Juga: Benarkah Anies Baswedan Mulai Kendor Karena Ditinggalkan NasDem? Faktanya Ini
"Nah," balas Anies yang seketika membuat keduanya tertawa. "Saya terpilihnya jadi Pembina Karang Taruna, jadi bawahannya RT dikit, belum sampai Ketua RT. Dapatnya itu."
Bahkan jabatan itu masih diemban Anies hingga sekarang. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bahkan ikut bertanggung jawab untuk penyelenggaraan acara 17 Agustus di lingkungan tempat tinggalnya.
"Jadi saya Pembina Karang Taruna, sampai sekarang lho, masih (menjabat). Jadi kalau mau 17-an saya yang tanda tangan proposalnya," seloroh Anies lebih lanjut.
Dalam kesempatan itu Anies juga mengungkapkan kekagumannya yang sangat mendalam terhadap Pangeran Diponegoro. Sebab menurutnya pemberontakan Pangeran Diponegoro berkontribusi untuk memerdekakan Indonesia walaupun memerlukan waktu 120 tahun untuk mencapainya.
Tag
Berita Terkait
-
Nasib Anies Baswedan di 2024 Diterawang Fahri Hamzah, Bakal Batal Nyapres?
-
Warning! Pengamat Sebut Anies Makin Ditinggal Imbas Tak Serius Jadi Antitesa Jokowi, NasDem Adem Ayem
-
Pusing-pusing AHY vs Aher, Ketua DPP NasDem Malah Usulkan Puan Maharani: Siapa Tidak Mau Sama Anies?
-
'Beda Level', Ganjar dan Anies Ternyata Sama-sama Pernah Pakai Dana Baznas Buat Bantu Warga
-
Blak-blakan Relawan Anies Baswedan Akui Tak 100 Persen Percaya NasDem cs: Kita Tahu Betul Mereka...
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial