Suara Sumatera - Belum lama ini muncul pandangan dari pengamat politik jika respek terhadap Anies Baswedan mulai menurun. Hal ini dissebutkan terjadi karena Partai NasDem yang mulai meninggalkan sosok Anies Baswedan.
Anies Baswedan yang telah dideklarasikan menjadi bakal capres 2024 oleh Partai NasDem sejak beberapa bulan lalu masih belum mendapatkan kejelasan dari poros koalisi baik dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.
Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan Anies sebagai sosok yang terasosiasi sebagai representasi dari kelompok-kelompok oposisi, kelompok-kelompok kritis mencoba peruntungan di Pilpres 2024 dengan semangat ganti rezim.
"Keinginan mengalahkan dominasi PDIP dan seterusnya," ungkapnya.
Kemunculan Anies dan Partai NasDem memang langsung mendapat tempat yang berdampak positif.
Namun, Adi juga mengingatkan adanya penurunan tensi dan kepercayaan di kalangan pendukung Anies padahal sudah melakukan safari ke lima provinsi di Indonesia.
"Memang belakangan tensi dan respect publik agak sedikit mengendor, ke NasDem-nya dan termasuk ke Anies," jelas Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia tersebut.
Mengingat poros perubahan yang dibayangkan oleh NasDem ataupun Anies secara lantang akan menghapus legacy Jokowi jika menang jadi presiden atau pemenang di Pilpres 2024.
Sebagai contoh adalah proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. "Misalnya poros perubahan mengandaikan IKN itu adalah proyek yang ugal-ugalan. Sesuatu hal yang kemudian tidak pernah muncul dari Anies maupun dari teman-teman NasDem," ujar Adi.
Baca Juga: 3 Pola Pikir Pembelajar yang Harus Kamu Miliki, Biar Nggak Gampang Minder!
Kelompok ini pun berkeinginan agar menghentikan utang kepada pihak luar negeri. "Misalnya poros perubahan itu bicara bahwa mereka tidak akan melanjutkan infrastruktur di zamannya Jokowi yang dianggap ugal-ugalan dan mangkrak," kata Adi.
Karena itu, kelompok tersebut menginginkan perubahan.
"Kalau itu yang dilakukan, Anies yang dianggap sebagai representasi kelompok oposisi, perubahan politik, akan naik kembali. Perubahan itu yang ditunggu," imbuhnya.
Menanggapi hal ini, Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya pihaknya masih mempersiapkan semua amunisi yang diperlukan, termasuk dengan berbelanja masalah lewat berbagai forum publik.
"Sabar bos!" tegas Willy, memastikan bahwa narasi tersebut siap diusung oleh pihaknya meski kini dinilai belum tampak.
"Ini kan masih warming up, tiket belum. Jadi kan belum apa-apa. Kan ingat aja, ojo kesusu (jangan buru-buru), Bos. Kan tiket belum cukup, jadi satu hal, semua ada masanya," tuturnya.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Umat Islam Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, Benarkah?
-
Sumur Resapan Buatan Anies Makan Korban Lagi, Kali Ini Truk Molen Terperosok
-
Sebut Banjir Sebagai Genangan, Ganjar Diprotes: Minta Bantuan Anies Dong!
-
Dear PDIP, Puan Diprediksi Tak Ada yang Memilih di Pilpres 2024: Gak Ada Bos, Mohon Maaf..
-
Nasib Anies Baswedan di 2024 Diterawang Fahri Hamzah, Bakal Batal Nyapres?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar