Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang sangat disorot karena diduga menggunakan dana Baznas untuk membantu renovasi rumah sejumlah kader PDI Perjuangan.
Namun aksi menggunakan dana Baznas seperti itu ternyata tidak hanya pernah dilakukan oleh Ganjar. Sebab rupanya eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga pernah melakukan hal yang sama beberapa waktu lalu.
Yang dimaksud adalah pembangunan Kampung Gembira Gambrong di Jatinegara, Jakarta Timur yang diresmikan oleh Anies pada awal Oktober 2022.
Hal inilah yang disoroti oleh mantan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta, Tatak Ujiyati. Dilihat di akun Twitter-nya, Tatak terlihat mengunggah beberapa foto tangkapan layar unggahan Ganjar dan Anies mengenai penggunaan dana Baznas untuk membantu warga.
"Sama-sama memakai dana Baznas untuk bangun rumah warga. Mas Ganjar Pranowo membangun untuk kader PDIP, Mas Anies Baswedan membangun untuk warga kebakaran," ungkap Tatak di Twitter-nya, dikutip pada Minggu (1/1/2023).
"Tapi ada juga perbedaan lainnya yaitu gaya narasi ketika menginformasikannya ke publik. Ada yang nemu dimana perbedaannya?" sambung Tatak.
Mantan Komisaris LRT Jakarta itu terlihat mengunggah tangkapan layar caption Ganjar dan Anies.
Tampaknya Tatak menyoroti minimnya sorotan Ganjar terhadap transparansi penggunaan dana Baznas untuk membangun rumah Marwan, Ketua Ranting PDIP di Wonosobo. Ganjar terlihat lebih menekankan pentingnya gotong royong untuk membantu renovasi rumah Marwan dan 49 kader PDIP lain dalam rangka HUT ke-50 partai.
Ganjar kemudian baru menjelaskan soal realisasi dan pendanaan pembangunan rumah di Jateng. "Ada yang dari APBN, APBD Provinsi, kabupaten, desa, termasuk juga dari Baznas, CSR dan filantropis. Karena kita sadar, APBD Prov. Tidak akan pernah cukup untuk menangani itu semua," tulis Ganjar.
Baca Juga: Reaksi Ganjar Saat Semarang Dikepung Banjir, Jalanan Berubah Jadi Sungai
Sementara di postingan Facebook Anies mengenai peresmian Kampung Gembira Gembrong, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu beberapa kali menunjukkan kontribusi Baznas.
"Alhamdulillah, ikhtiar membangun kembali dilakukan bukan sekadar rencana, tapi dilaksanakankonsisten. Baznas BAZIS DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Timur turun tangan berkoordinasi, dan sekarang bukan saja sudah terbangun 138 rumah, tapi sudah menjadi kampung percontohan untuk Jakarta," tutur Anies.
"Apresiasi kepada Baznas BAZIS DKI Jakarta serta jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur yang telah menyiapkan dukungan, sehingga proses pembangunan bisa dimulai dengan cepat dan sesuai ketentuan," lanjutnya di beberapa paragraf berikutnya.
Warganet pun turut menyorot tajam perbedaan penggunaan dana Baznas oleh Ganjar dan Anies tersebut. Banyak yang mengkritik Ganjar karena memakai uang rakyat untuk membiayai renovasi rumah kader PDIP.
"Beda banget narasinya. Anies menempatkan @baznasbazis sebagai entity luar pribadinya, sehingga mengapresiasi & berterimakasih. Ganjar tidak, Baznas hanya ditulis dalam daftar penyumbang saja. Tanpa ucapan terimakasih. Seolah yang berjasa membangun rumah kader ki cuma dia dengan pilih kata 'saya'," komentar warganet.
"Bedanya dana baznas pak huis d Jateng itu buat rumah keluarga pribadi kader partai dan dikerjakan gotong royong warga, gak mau bayar pekerja., kalo di jakarta dana Baznas dipake bangun rumah hunian warga banyak alias sekampung dibangun dengan tenaga profesional, dan manfaatnya buat seluruh warga..." timpal yang lainnya.
Berita Terkait
-
Diserang Habis-habisan! Ganjar Pranowo Putuskan Tarik Bantuan Baznas untuk Renov Rumah Kader PDIP
-
Pendukung Ganjar Gelar Zikir dan Doa Bersama: Mudah-mudahan Pemilu 2024 Tidak Saling Bentrok
-
Ganjar Diserang Isu Dana BAZNAS Buat Pugar Rumah Kader PDIP, Tagar #GanjarNorak Trending
-
Usai Ramai Diduga Gunakan Dana Baznas untuk Memugar Rumah Kader PDIP, Ganjar Hapus Cuitannya!
-
PDIP Bela Ganjar Pranowo soal Heboh Kasih Bantuan Kader Banteng di Jateng Pakai Dana Baznas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir