Suara.com - Rumah mewah Eny yang ditinggali bersama putranya belakangan viral di media sosial karena kondisi bangunan yang tak terurus hingga ditumbuhi semak belukar. Eny yang disebut warga setempat mengalami depresi, sempat bertahan hidup dengan menjual perabotannya.
Dari informasi yang dihimpun Suara.com dari tetangga Eny, di kawasan perumahan kawasan Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jaktim, mereka sempat menjual piring, sendok, hingga mangkok.
"Kadang-kadang barang yang ada di dalam rumah dijual untuk mereka bertahan hidup," kata Ketua RT setempat Noves Haristedja saat ditemui Suara.com di lokasi pada Senin (2/1/2022).
Tak hanya itu, mereka juga sempat menggantungkan hidupnya dengan memanfaatkan bantuan dari warga setempat.
"Kehidupannya makin susah ya, sampai Tiko (anak Eny) mohon maaf, keliling ke warga. Ke rumah saya minta sumbangan untuk beli lilin, karena waktu itu listrik sudah copot dan juga untuk hidup mereka," kata Noves.
Sepengetahuan Noves, rumah mewah yang ditinggali Eny mulai tak terurus sejak tahun 2010-2012 hingga saat ini. Belakangan setelah viral, warga dan sejumlah konten kreator yang memviralkannya bergotong royong merapikan.
Eny pun saat ini sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan mental dan fisik oleh Dinas Sosial.
Belakangan, kondisi perekonomian Eny dan anaknya, Tiko (23) sudah mulai lebih baik. Semenjak Tiko berenjak dewasa, dia mulai bekerja serabutan. Bahkan saat ini dia menajadi petugas keamanan di kompleks mereka.
"Nah waktu saya jadi RT, saya tawari dia untuk jaga keamanan. Kan lumayan honornya untuk bantu mamanya, dari pada Tiko keliling. Awalnya enggak boleh, sama mamaknya, tapi seiring waktu dibolehkan sampai saat ini," ungkap Noves.
Eny diduga mengalami depresi semenjak ditinggal suaminya. Sejak saat itu juga, rumah mereka tak terurus.
"Dulu waktu masih adanya bapaknya Tiko, waktu masih tinggal di sini, ibunya masih sehat, mereka hidup damai, ini rumah paling mewah di lingkungan kami nih, dulu ya," kata Noves.
"Seiring berjalannya waktu, kita enggak tahu permasalahan rumah tangga, akhirnya Pak Susanto bapaknya, Tiko, dia pulang ke Jawa," sambungnya.
Sebelumnya, viral di media sosial sebuah rumah terbengkalai. Halamannya bahkan ditumbuhi semak belukar. Tumbuhan liar menjalar menutupi bagian depannya.
Rumah tersebut tergolong cukup besar dan mewah. Terdiri dari lantai dua dengan kamar yang lebih dari tiga. Ruang tamunya cukup luas dengan tangga berukuran besar menuju ke lantai dua. Terdapat juga garasi dan kolam ikan halaman depan dan belakang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci