Suara.com - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa partainya akan menggelar perayaan HUT ke-50 mulai dari 10 Januari hingga 31 Mei 2023. Pembukaan HUT PDIP akan dilakukan di Jiexpo Kemayoran, Jakarta pada 10 Januari mendatang.
Perayaan HUT PDIP yang ke setengah abad ini mengusung tema; “Genggam Tangan Persatuan dengan Jiwa Gotong Royong dan Semangat Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam”.
"Silanya adalah persatuan Indonesia, prinsipnya kebangsaan dan itulah yang membuat kita kuat karena bersatu, kita bersatu untuk kuat," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (3/1/2023).
Ia mengatakan tema HUT PDIP yang didasarkan pada sila ketiga Pancasila menjadi tepat karena Indonesia bakal menghadapi Pemilu 2024.
"Lebih mengedepankan agar tahun-tahun politik itu mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa. Itu yang menjadi semangat PDI Perjuangan," ujarnya.
Ia menyampaikan, rangkaian hari ulang tahun partai berlambang banteng moncong putih ini akan terus berlanjut hingga Juli, yang dianggap sebagai Bung Karno.
"Itulah agenda PDIP Perjuangan di dalam mengisi tahun-tahun politik. Semua berkonsolidasi dan terus bergerak ke bawah dalam menyuarakan semangat Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang berdikari dan berkepribadian dalam kebudayaan," tuturnya.
Lantas, apakah ada kemungkinan Megawati Soekarnoputeri mengumumkan calon presiden dari PDIP dalam acara HUT itu?
"Terkait capres-cawapres itu nanti saat momentum yang tepat ibu Megawati Soekarnoputri akan mengumumkan, kapan waktunya yang pasti 2023," pungkasnya.
Baca Juga: Blak-blakan Sepupu Puan Maharani Akui Lebih Suka Jokowi Ketimbang Megawati Jadi Presiden: Soalnya...
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar