Suara.com - Politikus senior PDI Perjuangan atau PDIP, Panda Nababan menyanggah dengan tegas isu Megawati ingin maju lagi sebagai calon presiden (capres) di 2024 mendatang.
Panda menyebutkan bahwa isu tersebut adalah isu sesat. Pasalnya Panda menjamin bahwa Megawati tak bakal mencalonkan diri lagi.
"Ini liar, kenapa ku katakan liar, sama itu ada isu tiga periode dan pemilu ditunda, sama halnya tadi Megawati jadi capres apa kan itu tersesat," kata Panda Nababan dalam perbincangannya di Adu Perspektif yang tayang Senin (9/1/2023).
"Bukan tersesat, tapi udah maha tersesat. Saya berani mengatakan itu karena saya sudah tanya dia [Megawati], tapi belum pernah berubah belum pernah diralat," imbuhnya.
Sebelumnya Panda menyebutkan Megawati sempat menyebutkan padanya bahwa dia tak mau mencalonkan kembali sebagai capres di 2014 mendatang.
"Aku pribadi sudah nanya Mega beberapa waktu yang lalu, Mbak mau maju lagi, mau jadi calon presiden? [Mega bilang] Panda apa kamu pikir saya enggak tahu malu? Saya sudah nenek-nenek saya sudah kalah tiga kali dengan Gus Dur dengan SBY," ujar Panda Nababan.
"Aduh Panda aku kan sudah nenek-nenek, ini omongan dia empat mata sama aku, ya sebelum memutuskan Jokowi 2013 sebelum kongres Ancol, saya tidak melihat ada indikasi yang berubah," imbuhnya.
Diketahui sebelumnya bahwa isu Megawati bakal munculjadi capres PDIP bermula dari PDIP yang tak kunjung mencalonkan nama capres.
PDIP disebut-sebut mengalami jalan buntuk untuk memilih siapa kader yang bakal dimajukan.
Baca Juga: Hadir di HUT ke-50 PDIP, Jokowi Diapit Puan dan Megawati
"Enggak ada deadlock, di PDI santai-santai saja. Itu cuma imajinasnya aja," kata Panda.
"Sekarang dari Sabang sampai Merauke akan datang, tidak ada pikiran terbelah dan konflik, mereka datang dengan pakaian baru tidak ada faksi," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara