Suara.com - Isu reshuffle kabinet di pemerintah Presiden Joko Widodo belakangan kencang berhembus. Bahkan Presiden Jokowi juga menyebut bahwa reshuffle masih mungkin terjadi.
Partai pendukung Jokowi seperti PDI Perjuangan bahkan menyarankan perlunya kocok ulang orang-orang kabinet. Soal reshuffle, menteri-menteri dari Partai NasDem disebut-sebut bakal kena imbas dari hubungan panas dingin Jokowi-Surya Paloh.
PDIP bahkan dengan lantang inginkan Jokowi memikirkan kembali posisi dua menteri dari NasDem yang dianggap tak memenuhi standar presiden di kementerian.
Diketahui bahwa NasDem memiliki tiga menteri yang kini duduk di kabinet, antara lain yahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian), Siti Nurbaya Bakar (Menteri LHK) dan Johnny G Plate (Menkominfo).
Soal reshuffle, satu menteri dari NasDem kemungkinan bisa aman karena menjadi salah satu kesayangan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Hal ini dinyatakan oleh politikus senior PDIP, Panda Nababan.
"Enggak ada menteri [yang tak disukai Jokowi] setahu aku ada lah yang setengah-setengah, kebetulan kan yang sekarang ini [menteri] paten-paten lah apalagi yang perempuan-perempuan ini ada Retno, Sri Mulyani, Siti Nurbaya," ungkap Panda Nababan dalam perbincangannya di kanal YouTube Uya Kuya TV.
"Kalau feeling aku Siti Nurbaya enggak akan dicopot karena dia ini kan kesayangan Ibu Mega," imbuhnya.
Lebih lanjut Panda Nababan menyatakan bahwa dia tak bisa menduga secara tepat siapa yang bakal dikocok Jokowi dari kabinet.
"Mana kita bisa menduga orang Jawa yang satu ini, ah kau ini," kata Panda.
Baca Juga: Ribut Gegara Ganjar dan Puan, Video Kreator Jombang Beri Solusi ke PDIP Capresnya Bu Mega Saja
Sebelumnya Presiden Jokowi kembali menjawab perihal rencana perombakan Kabinet Indonesia Maju atau reshuffle. Jokowi meminta seluruh pihak untuk sabar menantinya.
"Tunggu saja, ditunggu saja," kata Jokowi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (2/1/2023).
Awak media sempat bertanya apakah menteri yang bakal direshuffle berasal dari Partai NasDem. Lagi-lagi Jokowi menjawab hal yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu