Suara.com - Sebuah bus Transjakarta koridor 8 rute Harmoni - Lebak Bulus, mogok di tengah rel kereta api, Jalan Panjang Green Garden Kebon Jeruk Jakarta Barat pada Kamis (12/1/2023).
Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Mujiyanto mengatakan kejadian itu sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu, Mujiyanto mengaku sedang mengatur lalu lintas sekitaran traffic light Green Garden, Kebon Jeruk.
"Saya ke sana, melihat kendaraan mogoknya di tengah perlintasan kereta,” kata Mujiyanto, saat dikonfirmasi, Kamis.
Menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, Mujiyanto kemudian menelepon mobil derek. Kemudian ia juga melakukan koordinasi dengan pihak Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).
"Kami menghubungi derek untuk mengevakuasi busway yang mengalami mogok. Kami juga berkordinasi dengan pihak PJKA untuk bisa memberitahukan jika ada kereta api yang akan melintas," ungkapnya.
Dalam kurun 20 menit, bus Transjakarta bisa dievakuasi oleh petugas. Sehingga tidak sampai terjadi kecelakaan akibat peristiwa ini. Namun kemacetan panjang tidak terhindarkan akibat sebagian ruas jalan tertutup badan bus.
"Alhamdulillah tidak sampai menimbulkan kecelakaan," tutupnya.
Sebelumnya, viral di sosial media tentang sebuah bus Transjakarta yang mogok di tengah perlintasan kereta api, Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Salah satu akun yang mengunggah peristiwa itu yakni @jktinfo.
"Mogok, mogok," kata seseorang dalam rekaman tersebut.
Baca Juga: Pemukiman di Kebon Jeruk Kebakaran, Satu Warga jadi Korban
Berita Terkait
-
Pemukiman di Kebon Jeruk Kebakaran, Satu Warga jadi Korban
-
Ratusan Jiwa di Kebon Jeruk Terdampak Banjir, Akibat Luapan Kali Sekertaris Saat Hujan Deras Guyur Jakarta
-
Tingginya Curah Hujan dan Luapan Kali Pesanggrahan Sebabkan Banjir Setinggi Satu Meter Rendam dua RT di Kebon Jeruk
-
Diduga Gegara Korsleting Listrik, Bengkel Mobil di Kebon Jeruk Hangus Terbakar
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?