Suara.com - Sidang kasus pembunuhan terhadap Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dari sekian persidangan yang telah digelar, belakangan terlihat perubahan penampilan dari salah satu terdakwa yakni Ferdy Sambo.
Kini mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu lebih sering mengenakan kacamata, terutama ketika berhadapan dengan majelis hakim. Terakhir, Sambo terlihat memakai kacamata pada persidangan yang digelar pada Selasa (10/1/2023) lalu.
Pakar psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel menyebut, meski sepele, perubahan penampilan pada Sambo tersebut memiliki tujuan tertentu. Ia menyebutnya sebagai strategi untuk meluluhkan hati majelis hakim yang lazim disebut dengan istilah nerd defense.
Menurut dia, nerd defense adalah strategi untuk menunjukkan seseorang terlihat lebih manusiawi, tidak agresif dan lebih berwibawa.
Salah satunya adalah dengan mengubah penampilan memakai kacamata. Dan menurut dia, hal itulah yang kini tengah dilakukan oleh suami Putri Candrawathi tersebut.
"Dengan memakai kacamata, terdakwa (Ferdy Sambo) terlihat lebih cerdas. Terdakwa juga tampak tidak intimidatif, sehingga mengurangi kesan ia adalah sosok biadab." Ujarnya dalam keterangan tertulis pada Rabu (11/1/2023).
Ia menambahkan, tujuan dari strategi nerd defense itu tak lain adalah untuk mendapatkan keringanan hukuman dari hakim.
Sebab kesan manusiawi dantidak intimidatif yang coba ditunjukkan olehterdakwa, dianggap bisa memengaruhi putusan hakim.
"Ujung-ujungnya berkurang, kemungkinan terdakwa divonis bersalah atau karena ia terkesan lebih manusiawi, hukumannya bisa lebih ringan," jelasnya.
Sambo belakangan sering pakai kacamata
Ia juga menilai, Ferdy Sambo tidak konsisten dalam menggunakan kacamata dan baru sering terlihat mengenakannya akhir-akhir ini.
Hal itulah yang membuatnya yakin kalau penggunaan kacamatan tersebut memiliki tujuan tertentu, bukan hanya sekadar aksesoris atau gimmick belaka.
"Terdakwa yang dalam situasi normal tak memakai kacamata tanpa ukuran. Bukan sebatas gimmick, apalagi untuk gagah-gagahan, faedah kacamata terhadap jalannya persidangan ternyata tak bisa dipandang sebelah mata," ujarnya.
Ketika menjalani sidang etik pada 25 Agustus 2022, Ferdy Sambo terlihat tidak memakai kacamata dn hanya memakai pakaian dinas harian (PDH) berwarna coklat.
Pada sidang perdana pembunuhan Brigadir J, 17 Oktober 2022, Ferdy Sambo juga terlihat tidak mengenakan kacamata. Pun begitu ketika persidangan 14 Desember 2022 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).
Berita Terkait
-
Putri Candrawathi Ngaku Diperkosa hingga Suruh Brigadir Yosua Resign, Reza Indragiri: Janggal, Realistiskah?
-
Putri Candrawathi Banjir Air Mata di Persidangan, Kuasa Hukum Brigadir J: Air Mata Buaya!
-
CEK FAKTA: Benarkah Breaking News Ferdy Sambo Kaget Jessica Wongso Beri Bukti Ini di Depan Hakim?
-
Putri Candrawathi Mengaku Malu Digosipkan Selingkuh Dengan Brigadir J Dan Kuat Maruf
-
Alasan Putri Candrawathi Ogah Lakukan Visum Setelah Diperkosa Brigadir J: Saya Malu
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman