Selebtek.suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan pengakuan Putri Candrawathi di persidangan soal mengapa ia tidak divisum usai diperkosa Brigadir J viral.
Awalnya hakim bertanya apakah istri Ferdy Sambo ini melakukan visum usai peristiwa. "Saudara memang tidak melakukan visum, betul?," tanya hakim.
"Saya tidak melakukan visum," kata Putri Candrawathi mengaku.
Hakim kemudian bertanya alasan Putri tidak melakukan visum ataupun pergi ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatannya.
Dengan nada sedih, Putri pun mengaku kalau usai peristiwa pemerkosaan, dirinya sangat syok dan tak bisa berbuat apa-apa. Ia pun merasa malu dengan apa yang dialaminya.
"Waktu itu ada psikolog, tapi saya juga tidak berani untuk menceritakan. Karena bagi saya ini adalah aib yang membuat malu," terang Putri.
Perempuan yang pernah bersekolah doter ini juga membuat pengakuan kalau saking malunya, ia sulit mengampaikan pemerkosaan itu ke sang suami. Ia khawatir kalau suaminya nanti meninggalkannya.
"Yang mulia, sebagai korban kekerasan seksual tidaklah mudah untuk menyampaikan bahkan kepada suami saya sendiri saja saya sebenarnya malu. Karena saya tidak tahu apakah saya bila saya mengutarakan peristiwa tersebut, suami saya akan mencintai saya dan mau menerima saya kembali," tutur Putri.
Video ini pun langsung dikomentari oleh netizen. Mereka menilai hingga kini Putri Candrawathi masih mengutarakan kalimat-kalimat bohong demi menutupi peristiwa yang sebenarnya terjadi.
Baca Juga: Rakor PPP se-Indonesia, Mardiono Instruksikan Struktur Partai Fokus Kerja Elektoral
"Kayanya dia udah cape sama kebohongan yang dia ciptakan sendiri," tulis akun @little_candiceaza.
"Udah kadung bikin cerita perkosaan jadi mau ngaku sebenernya tidak ada perkosaan ya gengsi," tutur akun @monabocii.
"Ya bener si.. kalau standard kesehatannya tinggi masa abis diperkosa diem-diem aja. Gitu maksud yang mulia bu pecelll," kata akun @nanazbilla_7. (*)
Berita Terkait
-
Jurus Baru Putri Candrawathi 'Salahkan' LPSK: Saya Korban Kekerasan Seksual, Kenapa Dituduh Selingkuh?
-
Putri Candrawathi Geram Dituduh Selingkuh dengan Yosua dan Kuat Ma'ruf: Gimana Mental Anak Saya?
-
Putri Candrawathi Tak Akui Ajak Kuat Ma'ruf ke Lantai 3 Rumah Saguling, Cuma Jawab 'Lupa' Saat Disentil
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat
-
Ekonom Apresiasi Peran Vital Buruh, Ajak Aksi Damai dalam May Day