Suara.com - Masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara begitu antusias menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Saking padatnya, mobil kepresidenan sampai tidak bisa bergerak.
Itu terjadi ketika Jokowi selesai mengecek harga bahan pokok di Pasar Airmadidi, Kamis (19/1/2023). Menurut keterangan dari Sekretariat Presiden, Jokowi melihat ribuan masyarakat memadati jalan ketika hendak memasuki mobil untuk melanjutkan perjalanan.
Melihat sulitnya mobil bergerak, Jokowi memutuskan untuk berjalan kaki selama 30 menit. Melihat situasinya sudah aman, Jokowi akhirnya memasuki kendaraan untuk melanjutkan perjalanan menuju Bendungan Kuwil Kawangkoan.
Di Pasar Airmadidi, Jokowi menyapa pedagang sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos) sembako dan bantuan tunai. Selain itu, Kepala Negara juga mengecek harga-harga sembako.
"Biasa, mengecek harga-harga, utamanya harga sembako, beras, minyak. Saya kira di Sulawesi Utara kondisinya stabil, inflasi juga sangat terjaga di angka 4 persen di Kota Manado dan sekitarnya saya kira sangat baik," tuturnya.
Kegiatannya itu dilakukan pada hari kedua kunjungan kerja di Sulawesi Utara. Untuk hari kedua, Jokowi akan meninjau Kawasan Wisata Bunaken, Sulawesi Utara, Jumat (20/1/2023).
Jokowi bersama rombongan menuju Dermaga Pulau Bunaken menggunakan Kapal Motor Ultimate Victory dan berangkat dari Dermaga Mega Mas, Kota Manado pada pukul 08.20 WITA.
Setibanya di Dermaga Pulau Bunaken, Jokowi akan langsung meninjau Kawasan Wisata Bunaken sekaligus home stay di lokasi tersebut. Setelah itu, Jokowi akan kembali ke Kota Manado dengan Kapal Motor Ultimate Victory.
Kemudian, selepas salat Jumat, Jokowi dijadwalkan untuk meninjau Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara di Kota Manado. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga akan menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian infrastruktur tersebut.
Baca Juga: Innalillahi! Cak Fuad, Kakak Kandung Cak Nun Meninggal Dunia
Selanjutnya, Kepala Negara akan menuju Pantai Malalayang, Kota Manado untuk meninjau fasilitas kawasan tersebut. Selain itu, Jokowi sekaligus akan meresmikan penataan Kawasan Pantai Malalayang dan Ecoutourism Village Bunaken.
Berita Terkait
-
Jokowi Minta RUU PPRT Segera Disahkan, Komnas HAM: Kami Dukung Penuh Komitmen Presiden
-
Reshuffle Kabinet Bidik Elite Nasdem, Siti Nurbaya Diselamatkan Megawati
-
Gibran Sudah Maafkan Cak Nun soal Jokowi Firaun: Ga Usah Dikit-dikit Lapor, Kayak Ga Ada Kerjaan!
-
Bentrokan Maut Pekerja di PT GNI, Anggota DPR: Pemerintah Lembek ke Investor China Tapi Keras ke Pekerja Lokal
-
Innalillahi! Cak Fuad, Kakak Kandung Cak Nun Meninggal Dunia
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tragedi Latsarmil Kopdes, Komnas HAM Didesak Investigasi Program Pemerintah Berpotensi Langgar HAM
-
PKB Tak Toleransi: Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD TTU yang Mabuk dan Intimidasi dr Icha!
-
MagangHub Angkatan II Dibuka, Pemerintah Sediakan 150 Ribu Kuota dan Uang Saku hingga Rp 6 Juta
-
Ekonomi Indonesia Bak Timnas di Piala Dunia, Mensesneg: Semua Lini Harus Kompak
-
Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa
-
Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian
-
Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar
-
Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR
-
Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!
-
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen