Suara.com - Viralnya fenomena mandi lumpur untuk kebutuhan konten TikTok tengah jadi sorotan masyarakat. Tak sedikit yang menyebutnya sebagai konten ngemis online. Kendati begitu, seorang ibu di Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang melakukan aksi tersebut baru saja mendapat bantuan dari pemerintah setempat.
Wanita yang merupakan ibu pemilik konten mandi lumpur itu diberi bantuan berupa modal usaha untuk melanjutkan kehidupan agar tak lagi melakukan aksi ngemis online.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah Lalu Wiraningsung di Praya, Senin, mengatakan bahwa Kementerian Sosial menyalurkan bantuan kepada ibu tersebut melalui Sentra Paramitha Mataram.
"Bantuan yang diberikan berupa bantuan kewirausahaan, berupa (bantuan usaha) ternak ayam petelur, dan kebutuhan dasar Ibu Mawar," katanya.
Dia mengatakan, pemerintah memberikan paket bantuan usaha ternak ayam petelur agar keluarga Ibu Mawar dapat membangun usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup.
"Biar ada usaha yang dilakukan dan tidak lagi menjadi pemeran mandi lumpur," katanya.
Pekerja sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah Jumardiansyah mengatakan, selain mendapat bantuan untuk membangun usaha, keluarga Ibu Mawar mendapat bantuan perlengkapan rumah, termasuk tempat tidur dan karpet.
Menurut dia, pemberian bantuan itu dilakukan berdasarkan asesmen kebutuhan keluarga Ibu Mawar yang dilakukan oleh pekerja sosial Kabupaten Lombok Tengah bersama tim dari Sentra Paramitha Mataram.
"Ibu Mawar tidur dengan dua buah tikar plastik, yang juga bisa membahayakan kesehatannya," kata dia.
Baca Juga: Jhon LBF Ancam Penjarakan Septia, Usai Kena Spill Hobi Potong Gaji dan Pecat Karyawan
Kepala Desa Setanggor H Kamarudin mengapresiasi pemberian ternak ayam beserta pakan dan kandangnya untuk membantu keluarga Ibu Mawar memulai usaha.
"Selain bantuan ayam petelur, diberikan juga tempat tidur," katanya.
Kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui kemungkinan adanya tindak pidana menyusul beredarnya konten TikTok dari akun @intan_komalasari92 yang menunjukkan emak-emak mandi di lumpur. Namun, polisi belum menemukan adanya unsur pidana dalam penyiaran konten tersebut. [Antara]
Berita Terkait
-
Jhon LBF Ancam Penjarakan Septia, Usai Kena Spill Hobi Potong Gaji dan Pecat Karyawan
-
Aksi Nenek Raimin Mandi Air Lumpur Heboh, Sultan Akhyar Disebut Superhero Warga Satu Kampung
-
Heboh Aib Jhon LBF Dibongkar Habis Mantan Karyawan, Begini Katanya
-
Jhon LBF Buka Suara Soal Tudingan Suka Potong Gaji dan Pecat Karyawan Sesuka Hati: Hukum Karma itu Lebih Kejam!
-
Kekayaan Sultan Akhyar, Pria di Balik Konten Live TikTok Nenek Mandi Lumpur
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau