Indah terlihat berjalan keluar gang tanpa tergesa-gesa alias dengan santai.
Dari belakang, rambut Indah yang panjangnya hampir sebahu itu tampak dikuncir. Indah juga terlihat mengenakan baju rajut dengan dominasi warna merah.
Ibu anak satu itu juga tampak memakai celana tidur merah muda. Kemudian, pada bagian alas kaki, Indah memakai sandal berwarna hitam.
Peranti CCTV milik warga di Jalan Malaka I, RT 04 RW 12 Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, merekam semua aktivitas terakhir Indah, wanita muda yang menghilang sejak 26 Desember 2022.
Marjan mengatakan rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas adiknya hanya ada satu.
"CCTV cuma ada di situ aja, yang arah dia mau jalan ke mana, begitu," kata dia.
Apa yang ada di dalam rekaman CCTV itu menjadi alasan pihak keluarga untuk berusaha mencari wanita 31 tahun yang hilang pada 26 Desember atau sekitar sebulan yang lalu itu dengan menyebar pamflet berisi identitas agar korban dapat ditemukan.
Kala itu, Indah tiba-tiba berjalan keluar saat di rumahnya sedang ada suami dan anaknya.
"Waktu itu lagi tidur siang bareng suaminya, ada anaknya juga di rumah, sedangkan ibunya lagi mengaji," kata Marjan.
"Begitu suaminya bangun, dia langsung mencari istri dia ke mana. Begitu dibuka pintu kamar, Indah sudah enggak ada," ujarnya.
Baca Juga: Geger! Kerangka Manusia Ditemukan Dalam Semak-semak di Cilincing, Diduga Meninggal 12 Bulan Lalu
Indah diketahui memiliki masalah mental. Yang bersangkutan sering hilang ingatan dan depresi selama sekitar 2 tahun belakangan ini.
Wanita itu memang sudah beberapa kali diketahui menghilang dari rumahnya, namun selalu ditemukan.
Tinggal Kerangka
Namun sebuah jasad manusia tinggal kerangka kemudian ditemukan oleh warga yang sedang mencari burung di semak-semak perumahan kawasan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (23-1).
Biasanya, proses tubuh manusia setelah meninggal lalu dikubur sampai menjadi kerangka membutuhkan waktu sekitar 4 bulan.
Salah seorang warga di lokasi, Teguh, 50 tahun, mengatakan para pencari burung tersebut kemudian langsung melapor ke petugas keamanan setelah melihat kerangka itu.
Posisi kerangka wanita tersebut seperti sedang duduk saat ditemukan. Di sisi lain, lahan kosong di perumahan tersebut memang sering kali bebas dimasuki orang-orang.
Orang bebas keluar masuk area perumahan tanpa pengawasan sekuriti, termasuk mereka yang mencari rumput atau berburu burung.
Teguh mengaku kaget dengan adanya penemuan jenazah yang sudah berbentuk kerangka. Apalagi, penemuan jasad yang mengerikan ini baru pertama kali terjadi di lokasi itu.
Apa pun, identifikasi dengan menggunakan CSI itu pasti segera dapat menjelaskan apa sebenarnya di balik identitas kerangka di Rorotan. Dengan demikian nasib Indah pun bisa diketahui segera. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Geger! Kerangka Manusia Ditemukan Dalam Semak-semak di Cilincing, Diduga Meninggal 12 Bulan Lalu
-
Penemuan Kerangka Manusia di Semak-semak Buat Geger Warga Cipocok Jaya
-
Warga Kendari Temukan Kerangka Manusia Saat Mencari Madu
-
Sekitar 240 Kerangka Manusia Ditemukan di Lokasi Bekas Pusat Perbelanjaan
-
Kerangka Manusia Ditemukan Warga Jembrana di Tebing Bekas Abrasi
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat
-
Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat
-
Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time