Suara.com - Asa Firda Inayah, seorang gadis yang sempat viral pada 2017 akibat tulisan yang ia plagiat dari seorang seniman bernama Mita Handayani kini kembali diperbincangkan.
Afi, begitu sapaannya pertama kali dikenal oleh publik usai banyaknya protes di Facebook miliknya usai dirinya mengunggah sebuah tulisan berjudul "Belas Kasih Dalam Agama Kita" pada Minggu (25/5/2017) lalu.
Di dalam tulisan yang amat puitis tersebut, Afi seolah mengungkapkan isi hatinya lewat tulisan tulisan indah. Namun lambat laun, Afi pun ketahuan oleh banyak pengguna Facebook bahwa tulisannya tersebut merupakan plagiat dari isi video seorang seniman bernama Mita yang menulis duluan tulisan berjudul "Agama Kasih”.
Alhasil, Afi menjadi bulan-bulanan karena ketahuan menjiplak dan melakukan plagiarisme. Tak hanya itu, Afi pun sempat muncul dengan berbagai kontroversi. Lalu, apa saja kontroversi yang dibuat oleh Afi? Simak inilah selengkapnya.
1. Sempat diundang Presiden Jokowi atas tulisan jiplakannya
Semenjak tulisan plagiatnya tersebut viral di Facebook tahun 2017, hal ini pun juga disambut positif oleh Presiden Jokowi. Ia pun diundang untuk bertemu Presiden Jokowi usai tulisan tulisan inspiratif nan puitisnya dikenal banyak orang.
Namun, sejak kemunculan Mita yang mengklaim bahwa Afi menjiplak tulisannya, banyak warganet yang menyayangkan Afi dapat diundang oleh pejabat tinggi dengan hasil tulisan jiplakannya.
2. Akui bahwa ia memang plagiat
Tak lama dari kisah tulisan jiplakannya yang banyak dicemooh orang orang, Afi pun sempat buka suara dan membenarkan bahwa tulisannya tersebut merupakan hasil jiplakannya.
Baca Juga: Kemenkumham Tanamkan Budaya Anti Plagiarisme sejak Dini kepada 5.000 Siswa
“Apakah aku pernah melakukan plagiasi? Ya,” tulisnya dalam akun Facebook pribadinya, Sabtu (3/6/2017).
Afi pun berdalih bahwa semua orang pasti pernah melakukan plagiarisme.
“Kita semua pernah (melakukan plagiarisme). Siapa yang tidak pernah melakukannya? Mulai dari tugas sekolah sejak SD, makalah kuliah, ujian, sampai caption foto di media sosial,” tudingnya kepada warganet yang mencemoohnya di Facebook.
Bukannya mendapatkan simpati, Afi malah kembali jadi bulan-bulanan publik karena dianggap tidak mau disalahkan atas plagiarisme yang ia lakukan.
3. Sempat dituduh ada akun alter
Lama tak ada kabar, September 2022 lalu nama Afi kembali viral setelah munculnya dugaan Afi memiliki akun alter vulgar di Twitter dengan nama samaran Natalie.
Berita Terkait
-
Meski Tidak Ketahuan, Ini 3 Dampak Buruk Plagiat saat Menulis Novel
-
3 Alasan Utama Artikel yang Kamu Submit ke Media Online Ditolak Editor
-
Parah! Ayu Ting Ting Dituding Plagiat Gaya Rina Nose saat Melawak
-
Ed Sheeran Digugat atas Dugaan Plagiasi Lagu Thinking Out Loud
-
Kemenkumham Tanamkan Budaya Anti Plagiarisme sejak Dini kepada 5.000 Siswa
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan