“Dari rumah saya biasanya bawa nasi. Sampai di pasar saya belikan sayur serta lauk tahu kesukaannya. Saya tunggu dia makan sampai minum obat,” kata Sarjijati.
AG ditemukan setelah keluarga tonton video dari YouTube
AG kembali ke rumah setelah sebelumnya para pedagang di Pasar Kepek kebingungan setelah mengetahui kondisinya semakin parah.
Salah satu warga pasar lainnya yang bernama Tri Pujasto sempat membawa AG ke Puskesmas, namun ia tidak memiliki tanda pengenai sama sekali seperti KTP dan lainnya.
Untuk itu, Tri menghubungi konten kreator Youtube yang terbiasa mengurusi ODGJ dan orang hilang. Video AG lalu diunggah ke YouTube dan seketika menjadi viral.
Pihak keluarga AG, terutama ibunya Am, baru menyadari orang yang ada salam video tersebut adalah anakya yang pernah kabur dari rumah 25 tahun lalu. Setelah mencocokan identitas dan memastikan itu benar AG, Am dan pihak keluarga membawanya ke rumah.
Ia pun mengucapkan banyak terima kasih pada para pedagang Pasar Kepek karena telah merawat anaknya selama ini.
“Alhamdulillah, senang banget matur nuwun banget. Anak saya sudah dirawat,” kata Am
AG pulang ke rumah, warga Pasar Kepek menangis terharu
Baca Juga: Lato-Lato Meresahkan, Penghulu Ini Hampir Nikahkan Pengantinnya dengan 'Bin Lato-Lato'
Pedagang Pasar Kepek yang mengantarkan AG ke rumahnya berjumlah sekitar 20 orang. Mereka menumpangi tiga mobil dari Bantul menuju Klaten.
Para pedagang yang ikut mengantarkan AG ke rumahnya mengaku tak kuasa menahan tangis, karena terharu melihat pertemuan ibu dan anak yang sudah terpisah selama 25 tahun.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Viral Pengantin Lelaki Menangis Usai Ijab Kabul, Baca Doa Sambil Pegang Ubun-Ubun Istri: Beliau Baik Agamanya!
-
Buah Kesabaran Anak Sholeh, Tiko Dihadiahi Sepeda Motor Mewah
-
Banjir Kecaman! Jokowi Sentil Video Viral Bayi Diberi Kopi Susu Saset, Para Pejabat Malah Ngakak
-
Viral Live TikTok Guyur Nenek-nenek Minta Gift! Sultan Akhyar, Pemilik Akun Protes: Nggak Dapat Apa-apa!
-
Usai Demo, Perangkat Desa Tinggalkan Sampah Berserakan di Senayan, Publik: Tuntutan Aneh, Eh Nyampah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik