Suara.com - Pengungkapan kasus pembunuhan killer Wowon cs terus berlanjut. Banyak fakta tersembunyi pun mulai tersingkap, termasuk motif pembunuhannya. Diketahui Wowon Erawan alias Aki tak sendirian dalam melancarkan aksi pembunuhan.
Dia dibantu dua orang lain yakni Solihin alias Duloh, serta Dede Solehudin. Berikut 5 fakta tersembunyi Wowon Cs.
1. Motif Pembunuhan
Polda Metro Jaya mengungkapkan motif pembunuhan yang dilakukan Wowon Cs terkait dengan ilmu hitam. Wowon juga diketahui melibatkan ilmu perdukunan saat melancarkan aksinya. Kini ketiga tersangka telah diamankan oleh aparat kepolisian.
2. Mengubur Korban di Kontrakan
Diketahui Wowon Cs mengontrak rumah di daerah Cianjur untuk melancarkan aksi pembunuhan mereka. Diketahui, Solihin alias Duloh lah yang pernah mengontrak sebuah rumah yang terletak di Kampung Babakan Curug, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.
Kepada awak media, sang pemilik rumah kontrakan, Dedi Somantri mengungkapkan, bahwa yang melakukan transaksi mengontrak rumah adalah Solihin alias Duloh selama tiga bulan.
Informasi terbaru, Wowon dan dua rekannya telah melakukan pembunuhan sebelumnya dengan korban sebanyak enam orang. Empat diantara enam korban tersebut dikuburkan di halaman rumah kontrakan Wowon. Keempat korban tersebut diduga dibunuh dengan cara dicekik, setelah itu pelaku menguburkan jenazahnya di lokasi tersebut.
3. Wowon Bunuh Anaknya Sendiri
Baca Juga: Jadi Target Aki Wowon Cs karena Tagih Hasil Penggandaan Uang, TKW Hanna Selamat Berkat Hujan
Informasi terakhir, jumlah korban Wowon Cs adalah sembilan orang namun masih ada kemungkinan bertambah. Salah satu korban adalah bocah berusia dua tahun bernama Bayu yang merupakan putranya sendiri.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari penyidikan, Bayu dibunuh dengan dalih untuk demi kesuksesan alias tumbal.
4. Menipu TKW dengan Modus Penggandaan Uang
Bukan cuma mendalangi serial killer pembunuhan, Wowon juga melakukan penipuan terhadap sebelas tenaga kerja wanita (TKW) dengan modus penggandaan uang. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko merinci identitas korban Yeni, Farida, Siti Fatimah, Aslem, Entin, Hamidah, Evi, Hana, Yanti, Nene dan Sulastini. Dua di antaranya yakni Farida dan Siti Fatimah menjadi korban yang meninggal dunia.
Penggandaan uang ini dilakukan Wowon dengan memasukkan uang korban ke amplop kemudian menukarnya dengan nominal berkali-kali lipat. Para TKW yang terjerat mengirimkan Rp3 – Rp5 juta per bulan dari gaji mereka.
5. Aliran Uang Capai Rp1 Miliar
Dengan modus penipuan tersebut, Wowon Cs mampu mengantongi Rp1 miliar di rekening. Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan uang tersebut masuk melalui rekening Dede Sholehudin yang juga ditetapkan sebagai tersangka.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Ada 11 TKW Jadi Korban Penggandaan Uang Wowon Ernawan, Salah Satu Rugi Hingga Rp 288 Juta
-
Taktik Wowon Cs Gandakan Uang, Tukar Jumlah Uang Berkali-kali Lipat di Amplop sampai Korban Percaya
-
Kena Prank Aki Wowon cs Modus Gandakan Uang, Aslem Syok Duit Rp288 Juta dari Gaji TKW Raib
-
Terungkap! Wowon Cs Berencana Bunuh TKW H Sepulang Dari Arab Saudi
-
Jadi Target Aki Wowon Cs karena Tagih Hasil Penggandaan Uang, TKW Hanna Selamat Berkat Hujan
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!