Kekinian tengah trending kasus serial killer Wowon Ernawan alias Aki Banyu (60) bersama Solihin alias Duloh (63) dan M Dede Solehuddin (35), sederet Tenaga Kerja Wanita atau TKW menjadi korban aksi kejahatan mereka, yaitu penipuan penggandaan uang yang berujung pembunuhan.
Dikutip dari Suara.com, para TKW korban penipuan modus penggandaan uang ini menyetorkan gajinya setiap bulan. Nilainya mencapai Rp 3-5 juta kepada ketiga tersangka. Tidak tanggung-tanggung, salah satu korban mesti menelan kerugian Rp 288 juta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebutkan kesebelas nama TKW korban penipuan Wowon cs, yaitu Yeni, Farida, Siti Fatimah, Aslem, Entin, Hamidah, Evi, Hanna, Yanti, Nene, serta Sulastini.
"Aslem diketahui telah mengikuti penggandaan uang ini selama enam tahun, kerugian sekitar Rp 288 juta. Kemudian Hanna telah mengikuti penggandaan uang selama dua tahun dengan kerugian sekitar Rp 75 juta," jelas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
"Kedua saksi syok karena hilang dana dan mendengar kejadian ini," lanjutnya.
"Korban percaya penggandaan uang dan bekerja menjadi TKW dengan gaji bulanan (sekitar Rp3-5 juta) dikirimkan rutin per bulan kepada Wowon cs," kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
Dalam praktik penipuan ini, tersangka diduga menerapkan sistem Multi Level Marketing (MLM). Untuk menarik kepercayaan para TKW, Wowon Ernawan sering pamer rumah sampai mobil yang diakui sebagai miliknya.
Dari niat awal melakukan penipuan berupa penggandaan uang, serial killer Wowon Ernawan berupaya menghilangkan nyawa korban yang meminta kembali uang mereka.
Di antaranya adalah Hanna, upaya pembunuhan atas korban ini hendak dilakukan setelah Hanna berusaha menagih hasil penggandaan uang.
Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga dalam kesempatan terpisah menyatakan di tahun 2022 lalu sepulang dari Arab Saudi, Hanna sempat mendatangi rumah tersangka M Dede Solehuddin di Cianjur, Jawa Barat.
Karena tida ada kepastian, Hanna bertolak pulang, dan tersangka ded memintanya untuk menemui tersangka Duloh untuk mengambil hasil penggandaan uang. namun sejatinya akan dieksekusi.
Situasi hujan deras membuat Hanna batal datang di pengujung Desember 2022 dan baru ke lokasi pada 8 Januari 2023. Serta tidak bertemu tersangka.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi juga menyatakan aliran uang ke rekening tersangka M Dede Solehuddin Rp 1 miliar. Diduga berasal dari setoran para TKW korban penipuan berkedok penggandaan uang.
Berita Terkait
-
Taktik Wowon Cs Gandakan Uang, Tukar Jumlah Uang Berkali-kali Lipat di Amplop sampai Korban Percaya
-
Terungkap! Wowon Cs Berencana Bunuh TKW H Sepulang Dari Arab Saudi
-
VIDEO Fakta-fakta Pembunuhan Berantai Aki Wowon Cs: Dibunuh, Dikubur Lalu Dicor hingga Bermotif Mistis
-
Suara Rintihan Kesakitan Korban Serial Killer Aki Wowon Cs di Bekasi
-
Pledoi Putri Candrawathi Penuh Drama, Irma Hutabarat: Menyerang Kehormatan Orang yang Sudah Mati
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Bank BCA Mulai Tutup Tanggal Berapa saat Lebaran 2026? Cek Jadwal Operasional Resminya
-
Felix Siauw Diduga Sindir Abu Janda Usai Debat Ricuh: Kalau Sudah Pakai Otot, Otaknya Enggak Ada
-
'Jangan Tunggu Rest Area!' Peringatan Keras Korlantas untuk Pemudik Tol Trans Jawa, Apa Maksudnya?
-
Ketum Ormas di Riau Divonis 6 Tahun Penjara: Terbukti Memeras!
-
IPC TPK Catat Pertumbuhan Arus Petikemas 8,7% pada Awal 2026
-
Ditahan Imbang 1-1 Leverkusen, Mikel Arteta Bongkar Kelemahan Utama Arsenal
-
Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka
-
Promosi Nyeleneh Aldi Taher Viral, WNA Ikut Penasaran dengan Aldis Burger
-
DUAAARRR! Tanki BBM di Pelabuhan Oman Diserang Drone Peledak Iran, Api Berkobar
-
Pacu Daya Saing Investasi, Perusahaan RI Butuh Panduan untuk Eksekusi Strategi ESG