Suara.com - Polres Cimahi menyerahkan anak hilang berusia tujuh tahun bernama Mikal ke keluarganya. Mikal ketika itu ditemukan dalam angkot jurusan Cimahi-Parongpong seorang diri.
Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan, pihaknya telah menyerahkan korban ke orang tuanya pada Kamis (26/1/2023) kemarin sore.
"Alhamdullilah berkat doa dan usaha semuanya, sore kemarin Mikal sudah dijemput keluarganya," Kata Aldi kepada wartawan, Jumat (27/1/2023).
Menurut penuturan Aldi, kasus kehilangan anak ini bermula ketika ayah korban lupa menutup pintu gerbang rumahnya. Tanpa diketahui, korban ternyata keluar rumah dan menaiki angkot jurusan Cimahi-Parongpong.
Sopir angkot yang kebingungan karena korban tak turun hingga di titik akhir pemberhentian tepatnya di Pasar Atas kemudian melaporkan kejadian ini kepada anggota polisi yang sedang berpatroli.
Aldi menyebut tiga anggotanya yakni Briptu Moch Fitri Abdugani, Aiptu Ujang Suara Santika, dan Bripka Irwan Hare Krisna sempat berupaya berkomunikasi ke korban. Namun korban sulit diajak komunikasi hingga akhirnya dibawa ke Polres Cimahi.
"Selanjutnya tim Lapor Pak Kapolres Reborn melakukan upaya pemberitaan di medsos mengenai anak hilang," ujar Aldi.
Sekitar tiga jam setelah pemberitaan anak hilang itu disebar di medsos, akhirnya pihak keluarga korban datang ke Polres Cimahi. Aldi meminta kepada masyarakat yang memiliki permasalahan juga dapat menghubungi layanan Lapor Pak Kapolres Reborn ke nomor WhatsApp 081275752003.
"Kami siaga 24 jam," katanya.
Baca Juga: Pelajar di Cimahi Jadi Bulan-bulanan Geng Motor Gegara Blayer Motor, Benda Ini Jadi Penyelamat
Atas kejadian ini keluarga korban bersyukur anaknya dapat kembali ditemukan. Sementara Aldi mengimbau kepada orang tua lainnya lebih hati-hati dalam menjaga anaknya.
Berita Terkait
-
Pelajar di Cimahi Jadi Bulan-bulanan Geng Motor Gegara Blayer Motor, Benda Ini Jadi Penyelamat
-
Sulit Dipercaya, Bocah SD Hilang Misterius Saat Dibonceng Ibunya
-
Forkopimda Bandung Barat Berkomitmen Sukseskan Pelaksanaan Pemilu 2024
-
Pengamanan Nataru, Ribuan Personil Gabungan Disiagakan di Bandung Barat
-
Begini Kondisi Terkini Asisten Rumah Tangga Asal Garut yang Jadi Korban Penganiayaan Majikan di Bandung Barat
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol