Suara.com - Beredar kabar 'breaking news' tiga partai politik yang berupaya melakukan makar atas perintah langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Narasi yang beredar menyebut informasi itu diungkap Adian Napitupulu.
Kabar upaya makar tiga parpol itu dibagikan oleh akun YouTube dengan nama akun "SEPUTAR ISTANA". Akun ini membagikan video seputar perintah makar dari Presiden Jokowi pada Rabu (2/2/2023).
Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut telah ditonton lebih dari 180 ribu kali dan mendapat 1,4 ribu tanda suka. Tak hanya itu, video terkait upaya makar itu juga dibanjiri ratusan komentar warganet.
Dalam narasinya, akun "SEPUTAR ISTANA" tampak
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
"3 PARTAI TERLIBAT UPAYA MAKAR ADIAN NAPITUPULU DAPAT PERINTAH HUSUS DARI JOKOWI."
Lantas benarkah narasi tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, kabar adanya upaya makar atas perintah Presiden Jokowi yang dibongkar Adian Napitupulu adalah tidak benar.
Baca Juga: Mahfud MD Menilai Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden Tidak Melanggar Hukum
Faktanya, isi video tersebut sama sekali tidak membahas terkait Adian Napitupulu yang mengungkap ada tiga parpol terlibat upaya makar atas perintah Jokowi.
Adapun isi video justru mengacu sebuah artikel opini dari Seword.com yang diunggah pada 28 November 2022. Artikel asli yang dimaksud itu berjudul "Telak! Anies Kena Sleding Adian Napitupulu! Masa Depan Berasa Pilu!"
Isi artikel itu membahas tanggapan Adian Napitupulu terhadap keputusan NasDem yang mendeklarasikan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai calon presiden atau capres 2024.
Sementara itu terkait kabar adanya tiga partai yang terlibat upaya makar sama sekali tidak ada di isi video, maupun sumber artikel.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Adian Napitupulu membongkar adanya upaya makar dari tiga parpol atas perintah orang nomor satu di Indonesia adalah hoaks.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Menilai Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden Tidak Melanggar Hukum
-
Viral Video Jono Pisuh-pisuhi Presiden Gegara DM-nya ke IG Jokowi Dicueki
-
'Badai' Semprotan DPR Buat Laksana Tri Handoko: Bongkar Borok BRIN
-
'Agak Keringatan Dikit' Kelakar Surya Paloh saat Ditanya Alasan Berkunjung ke Partai Golkar
-
Tahu Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot Tajam, Jokowi: Itu Jadi Koreksi Kita
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?