Suara.com - Sebuah tempat percetakan bernama PT Cahaya Bintang Lestari di Jalan Raya Centex, Ciracas, Jakarta Timur ludes dilahap api pada Kamis (2/2) pagi. Sempat terdengar beberapa lali ledakan saat tempat percetakan itu mengalami kebakararn sekitar pukul 08.14 WIB.
Seorang warga setempat, Alfin seperti dikutip Antara, mengaku sempat mendengar suara ledakan di lokasi kebakaran. Setelah itu, kata dia, kobara api dengan cepat merambat ke bangunan yang lain.
"Asap hitam membumbung tinggi dan terdengar 10 kali suara ledakan seperti petasan," katanya.
Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, sebanyak 9 unit mobil pemadam kebakaran dengan jumlah personel sebanyak 45 orang diterjunkan ke lokasi guna memadamkan api.
"Mendengar laporan kebakaran, petugas damkar langsung dikerahkan untuk memadamkan api," kata Kepala Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaeman.
Kebakaran itu diduga karena korsleting listrik pada mesin percetakan sehingga dengan cepat merambat ke bangunan yang lain.
"Awal terjadinya kebakaran, yaitu pada saat mesin percetakan sedang bekerja, terjadi 'korsleting' listrik pada mesin cetak sehingga menyebabkan terjadinya penyalaan api dan membakar mesin dan kertas serta merambat ke bagian bangunan," kata Gatot.
Menurut dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp2 Miliar.
Baca Juga: Dua Kali Kebakaran, Ada yang Salah dengan RSUD Bandung Kiwari?
Berita Terkait
-
27 Titik Kebakaran di Kota Bandung, Lihat Datanya!
-
Dua Kali Kebakaran, Ada yang Salah dengan RSUD Bandung Kiwari?
-
Keseruan Di Balik Fire Fighters League IV, Tingkatkan Kesigapan Cegah Karhutla
-
Telah Terjadi Kebakaran di Ruang ICU RS Bandung Kiwari, Begini Kondisinya Sekarang
-
Monyet Peliharaan Warga Gropet Lepas Damkar Turun Tangan, Pancing Monyet Pakai Buah Rambutan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa