Suara.com - Bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Rahimandhani ditembak orang tak dikenal di rumahnya di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, Jumat (3/2/2023). Ia ditembak saat hendak menjalankan salat Jumat.
Kerabat Rahimandhani, Ogi Mansyah menyebut kalau penembakan tersebut terjadi ketika korban berada di depan rumah.
"Memang benar korban mengalami penembakan saat akan melaksanakan Shalat Jumat," kata Ogi di Kota Bengkulu, Jumat.
Ogi menerangkan kalau pelaku berjumlah dua orang yang mengendarai sepeda motor. Penembakan tersebut dilakukan dari jarak dekat.
Sebanyak empat luka tembakan disebut bersarang di tubuh Rahimandhani.
"Saya tidak tahu berapa kali paman saya menerima tembakan, namun ada empat luka tembakan di dalam tubuhnya," ucapnya.
Akibat penembakan tersebut, Rahimandhani dibawa ke Rumah Sakit Rafflesia Kota Bengkulu untuk mendapatkan penanganan medis. [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
-
Ajak Muhammadiyah Sumbar Kawal Pemilu 2024, Mantan Ketua DPD RI Irman Gusman Dukung Muktamar 2027 di Ranah Minang
-
Lima Warga China Tewas dalam Insiden Penembakan Massal di California
-
Ibu Ini Tembak Pembunuh Putrinya Sampai Mati Hingga Dapatkan Dukungan Masyarakat
-
Jelang Sidang Tersangka Obstruction of Justice, 6 'Aktor Pendukung' Kasus Brigadir J Bakal Dengar Tuntutan
-
Ayah Sam Kim Meninggal Karena Penembakan, Ini Kronologi Kejadiannya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Desa Adat Sade Dilalap Api, Bantuan Rp200 Juta Datang Saat Warga Mengais Puing
-
Gandeng Menteri PKP, Bupati Rudy Susmanto Akselerasi Pengentasan Pemukiman Kumuh di Bogor
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat