Febrie Adriansyah Didakwa Cuci Uang Lewat 29 Perusahaan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:33 WIB
Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (7/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Jaksa Penuntut Umum Kejagung mendakwa Febrie Adriansyah melakukan tindak pidana pencucian uang melalui 29 perusahaan.
  • Febrie menyembunyikan hasil korupsi bersama Don Ritto, Nurman Herin, dan Ferry Yanto Hongkiriwang pada 2020 hingga 2026.
  • Terdakwa diduga menyamarkan uang sejumlah Rp346 miliar dan USD 440 ribu dengan mendirikan berbagai badan usaha.

Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung (Kejagung) mendakwa Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) melalui 29 perusahaan.

Febrie didakwa menyembunyikan atau menyamarkan hasil dugaan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan Don Ritto, Nurman Herin dan Ferry Yanto Hongkiriwang pada tahun 2020 hingga 2026.

Bisnis pertama yang diduga menjadi perusahaan untuk cuci uang Febrie ialah restoran Perancis PT Gontran Cherrier di Cipete, Jakarta Selatan yang kini namanya diubah menjadi PT De Clan Kulinari Nusantara. Perusahaan tersebut dibeli Febrie melalui Don Ritto pada 2020.

Kemudian pada Oktober 2020, Febrie melalui Don Ritto dan Nurman Herin mendirikan perusahaan money changer PT Kantor Omzet Indonesia di Cipete, Jakarta Selatan yang bergerak di bidang kegiatan penukaran valuta asing (money changer).

“PT Hutama Indo Tara merupakan perusahaan holding, didirikan pada tanggal 11 Oktober 2022 bergerak di bidang usaha perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak dan juga perdagangan besar bahan bakar padat, cair dan gas dan produk YBDI yang beralamat di Treasury Tower Lantai 05 Unit A-B District 8 Lot 28 SCBD,” kata jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).

Perusahaan keempat ialah PT Cipta Sinar Benderang dengan tanggal SK terakhir 4 Februari 2023 yang bergerak di bidang pertambangan batubara.

Kemudian, PT Borneo Surya Persada dengan tanggal SK terakhir 20 Juni 2023 yang bergerak di bidang pertanian, pertambangan batubara dan usaha lainnya. Selanjutnya, PT Borneo Green Prima yang bergerak di bidang pertanian dan pertambangan batubara. Kedua perusahaan tersebut beralamat di Treasury Tower Lantai 03A District 8 Lot 28 SCBD

Ketujuh, PT Celebes Mega Nikel yang bergerak di bidang perdagangan dan beralamat di Jalan R. S. Fatmawati Graha Mas Fatmawati Blok A 19 Jakarta Selatan.

Berikutnya, PT Kresna Pusaka Energi yang bergerak di bidang usaha aktivitas perusahaan holding dan aktivitas manajemen dana lainnya. Perusahaan tersebut beralamat di Treasury Tower Lantai 03A District 8 Lot 28 SCBD.

“PT Prima Niaga Inti Selaras, tanggal SK terakhir 28 Agustus 2024 bergerak di bidang budidaya ayam dan perdagangan yang beralamat di Treasury Tower Lantai 03A District 8 Lot 28 SCBD,” ujar jaksa.

“PT Parwita Permata Mulia, tanggal SK terakhir 13 Maret 2026 bergerak di bidang usaha aktivitas perusahaan holding dan manajemen dana lainnya yang beralamat di Treasury Tower Lantai 03A District 8 Lot 28 SCBD,” tambah dia.

Febrie juga diduga mendirikan Yayasan Anny Djamaluddin Rasyad pada 22 Maret 2024 dan disahkan pada 28 Maret 2024. Yayasan tersebut dikelola oleh Nurman Herin sebagai bendahara utama.

Kemudian, ada pula PT Don Man Day, berdiri ditahun 2022, bergerak di bidang usaha yang meliputi konstruksi, perdagangan, penyewaan, dan angkutan yang beralamat di Perumahan Citra Land NGK Blok I-W-C/08, Mayang Mangurai, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi.

Ketiga belas, PT Clan Anak Lanang yang berdiri pada Oktoberfest 2022. Perusahaan yang beralamat di Treasury Tower Lantai 05 Unit A-B Distrik 8 Lot 28 SCBD itu bergerak di bidang usaha yang meliputi konstruksi dan instalasi.

Selanjutnya, PT Berkah Melimpah Selamanya di Jalan Raya Serang KM 10, Desa Bitung Jaya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang Provinsi Banten yang bergerak di bidang usaha aktivitas holding dan penasihat investasi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com