Suara.com - Polisi menangkap pria mabuk berinisial YW yang ngamuk hingga merusak warung milik pedagang di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqqafi menyebut YW ditangkap di rumahnya pada Rabu (8/2/2023) kemarin malam.
YW beralasan melakukan perbuatan tersebut karena dalam kondisi mabuk.
"Alasannya karena mabuk. Dan ngaku baru sekali (melakukan perbuatan ini)," kata Ahsanul kepada wartawan, Kamis (9/2/2023).
Kekinian, kata Ahsanul, YW masih diperiksa oleh penyidik dengan status sebagai terlapor. Atas perbuatannya, YW terancam dijerat dengan Pasal 406 dan Pasal 335 KUHP.
"Saat ini lagi proses pemeriksaan," katanya.
Obrak-abrik Warung
Sebelumnya, beredar video menunjukan ulah seorang pria diduga mabuk ngamuk hingga merusak warung milik pedagang di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @merekamjakarta. Dalam keterangannya disebut terjadi pada Senin (6/2/2023) sekira pukul 23.57 WIB.
Baca Juga: Usai Viral, Pria Mabuk yang Ngamuk Obrak-abrik Warung di Jatinegara Ditangkap!
"Meresahkan bang, mabuk dari tadi rusuh banget," ujar perekam video.
Dalam video terlihat pelaku menggunakan pakaian kemeja kotak-kotak. Terlihat pula pelaku marah-marah terhadap pemilik warung hingga membanting kursi.
Dikonfirmasi terkait kejadian ini, Ahsanul ketika itu menyebut korban bernama Budi Setiawan telah melaporkan kejadian ini. Penyidik saat itu menurutnya sedang melakukan penyelidikan guna memburu pelaku.
"Pelapor atas nama Budi Destiawan," kata Ahsanul saat dikonfirmasi, Rabu (8/2/2023).
Berita Terkait
-
Usai Viral, Pria Mabuk yang Ngamuk Obrak-abrik Warung di Jatinegara Ditangkap!
-
Diduga Mabuk, Seorang Pria Terekam Kamera Amatir Mengubrak-abrik Warung Warga di Jatinegara
-
Ngamuk hingga Rusak Warung Pedagang di Kampung Melayu, Pria Mabuk Ini Kini Diburu Polisi
-
Soal Kasus 'Polisi Peras Polisi' Pengakuan Bripka Madih Dinillai Tak Masuk Akal
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
Terkini
-
Kronologi Lengkap Korupsi MBG Jerat Dadan Hindayana Cs Tersangka: Mark Up Motor Hingga TV 75 Inch
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Terkuak! Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana Cs Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung
-
OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Masih Lacak Keberadaan Silmy Karim
-
15 Jam Geledah Kantor BGN, Kejagung Bawa Satu Kotak Kontainer Diduga Barang Bukti
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas
-
KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari BUMN Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari