Suara.com - Seorang remaja berinisial R (16) nekat menusuk anggota Satres Narkoba Polres Jakarta Utara AKP Pesta Hasiholan Siahaan saat melakukan penggerebekan kasus narkoba di wilayah Koja, Jakarta Utara, Sabtu (11/2/2023) lalu.
Dalih R menusuk AKP Pesta Hasiolan karena kesal ayahnya tertangkap dalam penggerebekan kasus narkoba itu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko meengatakan jika R menusuk
AKP Pesta Hasiholan dengan menggunakan samurai.
"Saat bertugas ada pelaku menusuk di bagian punggung belakang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya di Polda Metro Jaya, Selasa (14/2/2023).
Alasan R nekat melakukan aksi bengisnya lantaran diduga ingin membalas dendam setelah ayanya yang merupakan bandar narkoba tertangkap dalam penggerebekan tersebut.
Meski masih di bawah umur, namun kata Trunoyudo, R telah ditetapkan menjadi tersangka.
"Tentunya akan menganut UU secara perlakuan khusus anak berhadapan dengan hukum,” kata Trunoyudo.
Trunoyudo juga menyampaikan jika kondisi Hasiholan dalam kondisi yang semakin membaik paska menjalani operasi. Meski demikian, Hasiholan masih dalam perawatan intensif di ruang ICU RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Kondisi sejauh ini sudah lebih baik dari kondisi awal pasca dioperasi, awal ditangani RSUD saat ini dipindahkan ke ruang ICU khusus yang ada di RS Kramat Jati Polri. Pasca operasi tentunya membutuhkan recovery dan keluarga masih menunggu,” ungkap Trunoyudo.
Baca Juga: Aksinya Viral di Medsos, Dua Pelaku Pencuri Besi Pagar di Depan RSUD Koja Akhirnya Ditangkap Polisi!
Lantaran aksi nekatnya menusuk polisi, R kini meringkuk di penjara. Dia dijerat Pasal 338 Juncto Pasal 53 subsider Pasal 361 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia