Terapi ini menggunakan pendekatan Defeat Autism Now. Bentuknya yakni seperti diet khusus, suplemen, dan perawatan alternatif.
6. Terapi Sensori
Terapi sensori adalah untuk anak autisme yang mengalami gangguan sensori. Terkadang ada yang terlalu sensitif terhadap cahaya maupun sentuhan dan suara.
Penanganannya dapat dilakukan di rumah dengan menggunakan spons, penutup telinga, atau mencium aroma terapi. Lakukan terapi ini secara rutin dan berikan hadiah atas keberhasilannya.
7. Terapi Bermain
Terapi bermain menjadi salah satu jenis terapi anak dengan autisme. Anak dengan autisme memiliki cara berpikir dan bermain yang berbeda.
Anak-anak autisme kemungkinan besar bermain dengan mainan seperti roda. Selain itu, mereka cenderung tak bermain dengan anak-anak lain.
Untuk mengajak anak autis bermain, ajak dengan hal ringan terlebih dahulu. Contohnya meniup gelembung, meluncur, dan berayun.
8. Terapi Visual
Anak autisme memiliki pemikiran visual. Oleh sebab itu, metode belajar yang digunakan adalah dengan gambar.
Terapi visual yang digunakan adalah Picture Exchange Communication System (PECS). Terapi ini dapat dilakukan dengan cara memberi beberapa gambar binatang dan meminta sang anak menunjuknya sesuai instruksi pendamping.
9. Terapi Tingkah Laku
Terapi lain yang dapat dijalani anak penderita autisme adalah terapi tingkah laku. Terapi ini dapat membantu anak mengubah perilaku negatif yang berbahaya. Caranya yakni dengan teknik yang dicontohkan oleh seorang terapis.
10. Applied Behavior Analysis (ABA)
Terapi autisme ini untuk meningkatkan perilaku positif pada anak. Selain itu, terapi ini membantu mengajarkan keahlian baru kepadanya.
Caranya yakni dengan menggosok gigi beserta seluruh tahapannya. Durasi terapi ini sekitar 20 hingga 40 jam seminggu.
11. Terapi Kemampuan Sosial
Terapi selanjutnya adalah untuk mengatasi anak autisme yang mengalami kesulitan saat bersosialisasi. Seorang terapis akan menciptakan atau memfasilitasi terjadinya interaksi sosial.
Itulah sederet jenis terapi anak dengan autisme.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Andien Ungkap Rahasia Drinya yang Tak Pernah Alami Masalah GTM Pada Kedua Anaknya
-
Geruduk Rumah Orangtua Daus Mini, Mantan Istri Nangis-Nangis Tak Bisa Bertemu Anaknya
-
Sebelum Putuskan Childfree, Gitasav Akui Pernah Ingin Punya 2 Anak, Berikut Pengakuan Lengkapnya!
-
Merasa Dipersulit Bertemu Anak, Shelvie Hana Bakal Laporkan Daus Mini ke KPAI
-
'Jo Kawin Bocah' dan 'Jogo Konco', Inovasi Ganjar Lindungi Masa Depan Anak di Jateng
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Kinerja Positif, BTN Raih Laba Bersih Konsolidasi Rp1,85 Triliun per Mei 2026
-
Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur
-
Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris
-
Update Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Tewas dan 55 Warga Luka
-
Laporan Intelijen Amerika: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Iran, Bisa Buka Tutup Kapan Saja
-
Bukan Warga Nekat! Satpol PP Ungkap Sosok Orang 'Penting' yang Viral Berenang di Kolam Bundaran HI
-
Waspada Macet! Ada 5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan