6. Tetap Aniaya saat Korban Sudah Tak Berdaya
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Mario Dandy tampak masih terus menganiaya dengan menendang dan menginjak kepala korban meski korban sudah tidak berdaya.
7. Mario Dandy Lakukan Selebrasi Usai Serang Korban
Dalam video berdurasi 57 detik itu, Dandy tampak menendang, menginjak dan memukul kepala David yang sudah tersungkur di jalanan aspal.
Dandy sempat mengucapkan kalimat yang tidak begitu jelas. Setelah itu, ia kembali menyerang bagian kepala David yang sudah tidak berdaya.
Bahkan dengan bangganya, ia melakukan selebrasi ala pemain sepak bola Christiano Ronaldo setelah menyiksa putra dari Jonathan Latumahina, salah satu pengurus GP Anshor.
8. Tak Takut Jika Perbuatannya Membuat Korban Meninggal
Dalam video, Mario Dandy mengucapkan kalimat yang mengarah bahwa ia tidak menyesal dan tidak takut jika perbuatan kejinya itu mengakibatkan korban kehilangan nyawanya.
"Nggak takut gue anak orang mati! Lapor, lapor aja an**ng!," ucapnya.
9. Siasat Agnes
Polisi mengungkapkan bahwa Mario telah melakukan kekerasan setelah teman wanitanya yang diketahui berinisial A mengadu terkait dengan perbuatan tidak menyenangkan atau tidak baik yang dilakukan oleh David.
Singkat cerita, A membuat janji temu dengan dalih hendak mengembalikan kartu pelajar milik David yang masih ada di tangannya karena David tidak pernah mengangkat telepon masuk dari Mario Dandy.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Buntut Panjang Kasus Penganiayaan David oleh Mario Dandy, Jabatan Rafael Alun Trisambodo DICOPOT oleh Sri Mulyani
-
Mahfud MD Komentar di Kasus Viral Anak Pejabat Siksa Anak Pengurus GP Anshor: Sudah Betul
-
Seputar Pasal Percobaan Pembunuhan, Diusulkan Untuk Jerat Mario Dandy Saking Biadabnya
-
Geger Penganiayaan Anak Rafael Alun Trisambodo, Ternyata Ada Ratusan Pegawai Pajak Ketahuan Curang!
-
Mario Dandy Hajar David Hingga Koma, Kenapa Orang Lakukan Kekerasan Secara Brutal? Psikologi Ungkap Penyebanya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?