Suara.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo tengah jadi sorotan setelah fotonya naik motor gede (moge) viral di media sosial. Dalam foto, Suryo Utomo mengendarai moge bersama klub Blasting Rijder DJP, sebuah komunitas pegawai pajak penyuka moge.
Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut mengomentari viralnya foto Dirjen Pajak mengendarai moge. Dia minta Suryo Utomo menjelaskan harta kekayaannya ke publik karena gaya hidup mengendarai moge bisa menimbulkan persepsi negatif masyarakat dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai pajak. Lantas, berapa harga Moge Dirjen Pajak Suryo Utomo yang viral itu? Simak penjelasan berikut ini.
Harga Moge Dirjen Pajak Suryo Utomo
Harga moge Suryo Utomo telah tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK. Dari laporan itu, dia memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 14,4 miliar. Suryo Utomo melaporkan LHKPN pada 19 Februari 2022 lalu untuk periode 2021.
Di bagian alat transportasi dan mesin, Suryo Utomo tercatat memiliki 11 unit berupa 5 unit motor dan 6 unit mobil dengan total nilai Rp 947 juta. Di antara 5 unit motor yang dimiliki, ada 2 moge yang tercatat.
Moge pertama adalah Harley Davidson Sportster tahun 2003 senilai Rp 155 juta yang didapatkan dengan hasil sendiri. Kemudian moge kedua adalah Kawasaki ER6 tahun 2019 yang disebut-sebut digunakan Suryo Utomo dalam foto viral. Harga moge itu mencapai Rp 52 juta yang merupakan hasil sendiri.
Gaji Suryo Utomo Tertinggi di Indonesia
Sementara itu gaji Suryo Utomo sebagai Dirjen Pajak sebenarnya sama dengan PNS lain yakni di kisaran Rp3.044.300 sampai Rp5.901.200 untuk golongan tertinggi. Tapi yang membedakan adalah Dirjen Pajak mendapat tunjangan kinerja (tukin) mencapai Rp 117.375.000. Tukin inilah yang membuat Suryo Utomo jadi PNS dengan gaji tertinggi di Indonesia.
Ditegur Sri Mulyani
Baca Juga: 'Kaul Kemiskinan' Sri Mulyani
Sri Mulyani turut mengomentari viralnya foto Suryo Utomo mengendarai moge. Dia minta Suryo Utomo untuk menjelaskan harta kekayaannya pada publik.
Diketahui pejabat pajak kini jadi sorotan karena kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satrio, anak mantan pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo. Menurut Sri Mulyani, gaya hidup mengendarai moge dapat menimbulkan persepsi negatif masyarakat serta memicu kecurigaan terkait sumber kekayaan para pegawai pajak.
Sri Mulyani juga mengatakan bahkan jika moge itu diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi, tapi mengendarai dan memamerkannya bagi pegawai pajak dan Kemenkeu dapat melanggar kepatutan serta kepantasan publik. "Ini mencederai kepercayaan masyarakat," ujarnya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
'Kaul Kemiskinan' Sri Mulyani
-
Sindiran Soleh Solihun Soal Pejabat Publik dan Keluarga yang Pamer Kekayaan, untuk Mario Dandy?
-
Soal Moge Harley Davidson dan Jeep Rubicon Rafael Alun Trisambodo, Begini Kata KPK
-
Bikin Sri Mulyani Murka, Ini Arti Nama Klub Moge Belasting Rijder DJP: Sarat Kolonial?
-
Heboh! Banyak Moge Dijual di Marketplace Pasca Sri Mulyani Bubarkan Blasting Rijder
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik
-
'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa
-
ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik
-
MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG