Suara.com - Perempuan bernama AG (15) kini menjadi pelaku anak atau setara dengan tersangka dalam kasus penganiayaan David. Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan AG beserta tiga tersangka lainnya yakni Mario Dandy dan Shane Lukas sempat memberikan keterangan yang berbeda fakta.
"Kami juga perlu menjelaskan di sini ternyata pada awal para tersangka ini atau orang yang ada di TKP ini tidak memberikan keterangan yang sebenarnya," kata Hengki saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (2/3/2023).
Hal tersebut baru terkuak ketika bukti-bukti mulai terkumpul mulai dari percakapan WhatsApp, rekaman video, CCTV hingga keterangan 10 saksi.
Oleh sebab itu, Polda Metro Jaya megonstruksikan pasal-pasal baru terhadap dua tersangka dan satu pelaku anak tersebut.
Sementara itu, polisi menyangkakan AG dengan Pasal 76 C Juncto Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak dan atau 355 Ayat 1 Juncto 56 KUHP lebih Subsider 353 Ayat 2 Juncto 56 KUHP lebih lebih Subsider 351 Ayat 2 Juncto 56 KUHP.
"Fakta yang hukum yang kami peroleh baik itu chat WA, video, CCTV yang ada di TKP kemudian keterangan saksi-saksi kami mengkonstruksikan pasal yang baru," tuturnya.
Kesadisan Mario Dandy
Hengki Haryadi juga sempat mengungkap kekejaman tersangka Mario Dandy saat melakukan penganiayaan terhadap David.
Hengki mengungkapkan kalau berdasarkan hasil penyidikan dari bukti digital, ada perencanaan sebelum penganiayaan dilakukan. Mario David sengaja menghubungi tersangka lainnya, Shane Lukas.
Baca Juga: Tetapkan Agnes Gracia Sebagai Pelaku Kasus Penganiayaan David, Polisi Sebut AG Bukan Tersangka
"Kemudian bertemu SL kemudian pada saat di dalam mobil bertiga ada mens rea niat di sana," terangnya.
Setelah itu, Dandy, Shane dan AG (15) menemui David di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Di sana mereka melakukan penganiayaan terhadap David.
Hengki menyebut Dandy melakukan aksi penganiayaan yang begitu sadis dengan mengarah ke bagian kepala David hingga menyebabkan tidak sadarkan diri.
"Sangat sangat sadis itu ada 3 kali tendangan ke arah kepala, kemudian ada 2 kali menginjak tengkuk, dan juga ada satu kali pukulan ke arah kepala ke arah yang sangat sangat vital di kepala," tuturnya.
Berita Terkait
-
Kisah Haru Pemilik Jeep Wrangler Rubicon yang Digeber Mario Dandy Satriyo Menganiaya: Kerja di Inafis Polri, Jual Kopi dan Mi, Rumah di Gang Jati
-
Pengertian Anak yang Berkonflik dengan Hukum Seperti AG Pacar Mario Dandy, Bisa Dihukum Berapa Lama?
-
CEK FAKTA: Sri Mulyani Tanggapi 45 Ribu Pegawai Pajak Terjerat Kasus Serius, Benarkah?
-
Kebrutalan Mario Dandy Diungkap Polda Metro Jaya: 3 Kali Tendang Kepala dan 2 Kali Injak Leher David
-
Tetapkan Agnes Gracia Sebagai Pelaku Kasus Penganiayaan David, Polisi Sebut AG Bukan Tersangka
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar