Suara.com - Partai Prima tengah jadi sorotan karena menang gugatan Pemilu ditunda. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan yang diajukan oleh Partai Prima setelah gagal jadi peserta Pemilu 2024. Di antara putusan PN Jakarta Pusat itu adalah memerintahkan KPU sebagai tergugat menunda Pemilu 2024.
Sebelumnya Partai Prima merasa dirugikan oleh KPU dalam melakukan verifikasi administrasi partai politik yang telah ditetapkan. Pasalnya akibat verifikasi KPU itu, Partai Prima dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan tidak bisa mengikuti verifikasi faktual. Simak profil Partai Prima yang menang gugatan yang membuat PN Jakarta Pusat memutuskan untuk Pemilu 2024 ditunda berikut ini.
Profil Partai Prima
Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) menjadi salah satu partai politik baru yang tidak lolos dalam Pemilu 2024 mendatang. Ketua Umum Partai Prima adalah Agus Jabo Priyono, yang merupakan mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) periode 2015 sampai 2020. PRD merupakan wadah bagi orang-orang yang anti Presiden Soeharto.
Agus Jabo aktif dalam gerakan reformasi 1998 yang namanya populer sebagai aktivis mahasiswa dari UNS Solo. Selain Agus Jabo, Partai Prima diprakarsai oleh sejumlah aktivis dari organisasi gerakan sosial, serikat buruh, aktivis/tokoh Islam, pelaku usaha kecil dan menengah. Selain itu ada juga kaum profesional, aktivis perempuan, dan kaum muda.
Sejarah Partai Prima
Partai Prima resmi berdiri pada 20 Juli 2020. Sejak awal berdiri, Prima bekerja keras untuk memenuhi syarat-syarat sebagai partai politik yang sah. Terbukti di pengujung tahun 2020, Prima mendapat pengesahan sebagai partai politik dari Kementerian Hukum dan HAM RI.
Partai Prima yang dideklarasikan pada 1 Juni 2021 ini menyatakan diri sebagai partai rakyat. Beda dengan partai-partai pada umumnya, Prima tidak dilahirkan oleh tokoh besar.
Prima mengklaim lahir dari bawah tangan orang-orang biasa. Mereka menyatakan akan berjuang untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, dengan menghadirkan politik kesejahteraan dan akan menjadi partai berwatak kerakyatan.
Baca Juga: Komisi Yudisial Bakal Panggil Hakim PN Jakpus Imbas Perintahkan KPU Menunda Pemilu 2024
Visi & Misi Partai Prima
Partai Prima mengusung ideologi Pancasila, sosialisme demokratis, nasionalisme sipil, progresivisme, populisme. Mereka memaparkan beberapa program partai yakni:
- Pajak yang berkeadilan
- Industrialisasi nasional
- Pertanian modern
- UMKM sebagai sokoguru perekonomian nasional
- Pemerintahan bersih
- Demokrasi berbasis partisipasi rakyat
- Kesetaraan gender
- Keadilan ekologis
Partai Prima mempunyai tiga landasan politik, yaitu kebangsaan, religius dan kerakyatan. Selain itu Prima menyatakan akan memberi kesempatan seluas-seluasnya pada anak muda untuk turut menentukan masa depan bangsa. Oleh karenanya kepengurusan Partai Prima juga akan diisi banyak wajah anak-anak muda.
Kepengurusan Partai Prima juga akan diisi banyak wajah kaum perempuan. Hal tersebut dilakukan Prima sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan kesetaraan gender.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Komisi Yudisial Bakal Panggil Hakim PN Jakpus Imbas Perintahkan KPU Menunda Pemilu 2024
-
Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Putusan PN Jakpus, KSP: Pemerintah Tetap Dukung Pemilu 2024 Digelar Sesuai Jadwal
-
Kata Mahfud MD Soal Penundaan Pemilu 2024
-
Komisi II DPR RI: Kalau PN Jakpus Paham Hukum Langsung Tolak Gugatan Partai Prima, Bukan Malah Dipaksakan
-
Putusan PN Jakpus Tunda Pemilu Bikin Gaduh, Mahfud MD: Sensasi Berlebihan!
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Antusiasme Pengunjung GIIAS 2026 Jajal Fitur Teknologi Suzuki XL7 Terbaru
-
CoComelon: The Movie Rilis Trailer Perdana, JJ Cs Siap Berpetualang
-
Sempat Dibantah Keluarga, Polisi Tegaskan Wanita di Medan Tewas Bunuh Diri Pakai Senpi
-
Mengenal HYROX, Olahraga yang Makin Populer hingga Digandrungi Publik Figur
-
Lepas Pramuka ke Jambore Nasional XII, Gubernur Khofifah: Pererat Persaudaraan dan Semangat Nasional
-
Kaki Sering Nyeri saat Lari? Ini 5 Sepatu Stability Terbaik untuk Kaki Overpronasi
-
10 Cara Mencegah Munculnya Flek Hitam Sejak Usia 20-an
-
Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM
-
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram