Suara.com - Bacaan doa qunut subuh merupakan doa yang dilakukan dalam sholat subuh pada rakaat kedua setelah ruku’. Lalu seperti apa bacaan bacaan qunut subuh berjamaah? Apakah sama jika dilakukan sholat subuh sendiri?
Perlu diketahui, doa qunut ini memiliki makna yang sangat penting bagi umat Muslim karena berisi permohonan perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT. Untuk lebih jelas, simak pembahasan bacaan qunut subuh berjamaah ini sampai selesai.
Doa ini mengandung berbagai macam doa, termasuk memohon keberkahan hidup, keselamatan, rahmat, dan pengampunan dari Allah SWT. Selain itu, doa ini juga mencakup permohonan untuk melindungi diri dan umat Islam dari segala macam kejahatan dan bahaya yang mengancam.
Umat Islam yang merasa terbantu dengan membaca doa qunut subuh ini, terutama dalam menghadapi masalah-masalah dan cobaan hidup yang sulit. Membaca doa qunut subuh juga dianggap sebagai bentuk ibadah yang akan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Bacaan qunut subuh sebenarnya bukanlah bacaan wajib dalam shalat subuh, namun banyak ulama yang merekomendasikan untuk membaca doa ini sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan terhadap Rasulullah SAW yang mengajarkan doa ini kepada umat Islam. Lantas bagaimana bacaan doa qunut yang diajarkan Rasulullah SAW?
Bacaan Doa Qunut Berjamaah
"Allahummahdinaa fii man hadaiit, wa aafinii fii man aafaiit, wa tawallanii fi man tawallaiit, wa baarik lii fiimaa a'thaiit. Wa qinii syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa 'alaik. Innahu laa yadzillu maw waalaiit.
Wa laa ya'izzu man 'aadaiit. Tabaarakta rabbanaa wa ta'alait. Fa lakal-hamdu 'alaa maa qadhaiit, Astaghfiruka wa atuubu ilaik wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummuyyi wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam."
Artinya: "Ya Allah keberadaanlah kami sebagaimana yang telah Anda berikan petunjuk. Berilah kesehatan kepada kami sebagaimana yang telah Anda berikan kesehatan.
Baca Juga: Apa Hukum Sholat Subuh Tanpa Doa Qunut? Ini Penjelasannya
Peliharalah kami sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah berkah kepada kami atas apa yang telah engkau berikan. Selamatkanlah kami dengan kasihmu dari bahaya kejahatan yang telah kamu berikan. Engkaulah yang menghukum dan tidak dihukum. Tidak hina orang yang Anda pemimpin.
Tidak mulia orang yang engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. BagiMu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Kami memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya".
Demikian ulasan singkat mengenai bacaan qunut subuh berjamaah yang dapat kamu ketahui. Semoga selalu mendapatkan perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT serta terhindar dari segala macam kejahatan dan bahaya yang mengancam. Aamiin.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar