Suara.com - Bank DKI menggandeng perusahaan sistem pembayaran di Korea, BC Card Asia Pacific. Kerja sama ini meliputi implementasi sistem pembayaran ritel berupa sistem layanan Acquiring.
Seperti diketahui, sistem layanan Acquiring merupakan bentuk layanan yang memudahkan pembayaran menggunakan kartu (APMK) baik kartu debit maupun kartu kredit dalam aktivitas pembayaran sehari-hari.
Penandatanganan Nota Kesepakatan dilakukan oleh Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono dan CEO BC Card Asia Pacific, Hong Seok Man. Ikut menyaksikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Roberto Akyuwen, CEO MJL, Myoung Jun Lee, serta CEO BC Card Korea, Choi Wonseok.
Amirul Wicaksono berharap melalui kerja sama ini dapat menghadirkan manfaat positif bagi kedua belah pihak. Terlebih lagi dalam mendorong ekosistem digital dalam perbankan.
"Kolaborasi yang dilakukan merupakan langkah adaptif Bank DKI dalam upaya memperluas kemudahan layanan perbankan serta mendorong akselerasi inklusi keuangan melalui ekosistem pembayaran digital yang handal," ujar Amirul kepada wartawan, Minggu (12/3/2023).
"Kerja sama ini juga sejalan dengan momentum transformasi digitalisasi yang dijalankan Perseroan sejak 2021," katanya menambahkan.
Senada dengan itu, CEO BC Card Korea, Choi Wonseok kerja sama ini merupakan kolaborasi strategis kedua belah pihak.
“Dengan karakteristik yang dimiliki serta berbagai pencapaian bisnis yang positif secara konsisten, Bank DKI merupakan salah satu mitra usaha strategis yang potensial untuk berkolaborasi dan terus berkembang bersama," pungkasnya.
Baca Juga: Akselerasi Bisnis Pembayaran Digital, Bank DKI Gandeng BC Card Asia Pacific
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan