Suara.com - Hacker yang sempat viral, Bjorka, kembali ke tengah-tengah publik. Dalam sebuah unggahan di BreachForums, ia mengungkap 19,5 juta data pengguna BPJS Ketenagakerjaan dan menjualnya di forum gelap itu dengan harga Rp153 juta pada Minggu (12/3/2023).
Adapun transaksinya hanya bisa memakai Bitcoin. Data yang ia bagikan berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, tanggal lahir, alamat, nomor ponsel, alamat email, nama perusahaan, hingga jenis pekerjaan Lantas, seperti apa fakta-fakta aksi Bjorka terbaru ini?
1. BPJS Bantah Kebocoran Data
BPJS Ketenagakerjaan membantah data yang dibocorkan Bjorka milik perusahaan. Deputi Bidang Komunikasi Oni Marbun menyebut hal itu diketahui dari hasil investigasi bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai pengelola data peserta, akan terus menindaklanjuti hal ini secara serius. Kami akan menyampaikan perkembangan tentang kejadian ini kepada publik secara berkala," ujar Oni dalam keterangan resminya, Rabu (15/3/2023).
2. Warganet Tak Peduli dan Sebut Pengalihan Isu
Riuh peretasan sang hacker di Twitter diawali oleh salah satu akun warganet. Ia mengunggah bukti-bukti Bjorka membocorkan data pengguna BPJS Ketenagakerjaan. Namun, aksi ini tidak digubris warganet dan menilai hal tersebut sebagai pengalihan isu pembongkaran harta pejabat.
"Enggak bisa mengalihkan isu dengan nangkap artis narkoba, dicoba pakai jalur bjorka. Habis ini kira-kira pake jalur apa lagi," tulis seorang warganet.
"Pernah kepikiran enggak sih, kalau Bjorka itu ternyata orang pemerintah tapi cuma kaya buat pengalih isu aja seakan-akan dia musuh pemerintah, biar masyarakat tuh kegocek. Eh paham enggak sih maksudku," tulis yang lainnya.
Baca Juga: Gaji dan Tunjangan Petinggi di Kemenkeu Ciptakan Ketimpangan dan Kecemburuan
"Kayaknya masyarakat juga sudah enggak peduli sama pernyataan si Bjorka ini. Semangat deh dalam mengalihkan isu-isu ya, sudah biasa soalnya, KK aja bisa jadi bungkus gorengan," ujar warganet.
"Pengalihan isunya kurang kreatif, coba ini oknum-oknum mbokya berfikirnya agak out of the box dikit gitu lho," ujar warganet lain.
"Ditengah-tengah isu pejabat pajak yg kebongkar ni hacker wannabe muncul lagi wkwkwkwkwkk. Emang sudah keliatan tugas dia buat mengalihkan atensi publik, lambat laun orang lupa dengan kasus pajak-pajak. Gk semudah itu yawsww bjorka bjorka wkwkwkk," komentar warganet.
3. Bjorka Ungkap Data Rafael Alun
Setelah didesak, Bjorka akhirnya membuka data pribadi yang diduga milik Rafael Alun. Ia membagikannya melalui saluran Telegram dengan keterangan "So u guys waitin for this man, right?" (kalian menunggu untuk pria ini, kan?) pada Selasa (14/3/2023).
Adapun data atas nama Rafael Alun Trisambodo itu mencakup nomor telepon, NIK, Kartu Keluarga (KK), alamat, status perkawinan, pendidikan, agama, nama orang tua hingga vaksinasi COVID-19. Lalu, dicantumkan pula tiga unit kendaraan.
Berita Terkait
-
Gaji dan Tunjangan Petinggi di Kemenkeu Ciptakan Ketimpangan dan Kecemburuan
-
Tersangka Baru Korupsi Bansos, Kuncoro Wibowo Tak Laporkan Harta Kekayaan?
-
Presiden Didesak Evaluasi Sistem Gaji dan Tunjangan ASN Efek Kasus Rafael Alun
-
Hubungan Wahono Saputro dan Adik Ipar Jokowi, Arif Budi Sulistyo
-
Sama-sama Kepala Bea Cukai Hobi Flexing, Beda Nasib Eko Darmanto dan Andhi Pramono Kini
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan