Suara.com - Baru-baru ini, Linda Pujiastuti alias Anita memberikan beberapa pengakuan terkait dengan kasus penyalahgunaan narkoba mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa.
Linda sendiri merupakan sipil yang memiliki jaringan penjualan narkoba kepada oknum polisi. Salah satu di antaranya yakni narkoba berjenis sabu yang ia jual kepada Kapolsek Kalibaru Kompol Kasranto.
Sebelumnya, Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Mukti Juharsa mengatakan, alur kasus narkoba ini melibatkan Irjen Teddy Minahasa dan empat polisi lainnya. Ia menyebut bahwa barang tersebut didapatkan dari Linda.
Dalam keterlibatannya tersebut, akhirnya Linda pun turut terseret dalam kasus ini. Terbaru, Linda memberikan pengakuan kepada polisi.
Berikut 4 pengakuan menggegerkan Linda:
Kunjungi pabrik sabu di Taiwan
Linda mengaku bahwa ia pernah pergi ke pabrik sabu yang berada di Taiwan. Ia bahkan secara blak-blakan mengungkap pergi ke pabrik sabu tersebut bersama Teddy Minahasa.
Hal tersebut disampaikan oleh Linda pada saat diperiksa sebagai terdakwa dalam kasus sidang narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (15/3/2023).
Mulanya Linda ditanya oleh penasihat hukumnya, pertanyaan terkait dengan BAP yang menyebut bahwa ia diajak ke Taiwan oleh Linda.
Linda kemudian menceritakan terkait dengan perjalannya ke pabrik sabu di Taiwan bersama dengan Teddy. Ia menyebut bahwa momen tersebut terjadi setelah operasi mereka di Laut China Selatan gagal.
Dapat nama Anita dari Teddy Minahasa
Sebelumnya, Linda mengaku bahwa ia mendapatkan nama panggilan Anita dari Teddy Minahasa.
Ini berawal saat hakim anggota bertanya terkait dengan nama alias Anita yang dinilai jauh dari nama aslinya, yakni Linda. Mengenai itu, Linda pun menjawab bahwa nama Anita tersebut merupakan nama panggilan dari Teddy Minahasa.
Kerap tidur bersama dengan Teddy
Hubungannya dengan Teddy Minahasa sempat menjadi perbincangan panas setelah diumbar langsung oleh Linda dalam persidangan yang digelar pada Rabu (1/3/2023), terkait dengan penjualan barang bukti sabu-sabu.
Berita Terkait
-
Ammar Zoni Tertangkap Lagi, Irish Bella Pernah Curhat Pedihnya Hidup Pasca Menikah: Terpuruk Banget...
-
Intip Penampilan Mencolok Lilis Karlina di Sosial Media, Berdandan bak Nyi Roro Kidul
-
CEK FAKTA: Irish Bella Ceraikan Ammar Zoni, Benarkah?
-
Baru Menikah, Kiki Saputri Ternyata Dapatkan Suami Lewat Dating Apps Bumble
-
Anak Lilis Karlina Kena Kasus Narkoba, Ini 4 Jenis Kenakalan Remaja yang Patut Diwaspadai
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi