Suara.com - Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menyebut wacana duet Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo berpotensi menimbulkan deadlock antara Partai Gerindra dengan PDIP.
Meski kedua tokoh tersebut memiliki elektabilitas yang tinggi di berbagai lembaga survei, perdebatan panjang diprediksi akan terjadi mengenai penentuan calon presiden (capres).
"Kader PDIP harus jadi capres, apalagi PDIP kan partai pemenang pemilu," kata Adi saat dihubungi, Kamis (23/3/2023).
Terlebih, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP telah menegaskan bahwa calon presiden yang akan diusung partainya berasal dari kader internal PDIP.
"Pada saat bersamaan, Prabowo juga tentu tidak mau menurunkan grade politiknya yang sudah terbiasa bertanding sebagai capres pada 2014 dan 2019. Disitu mungkin terjadi deadlock,” tutur Adi.
Meski begitu, Adi menyebut kemungkinan Prabowo dan Ganjar berpasangan dalam Pilpres 2024 masih sebatas wacana. Pasalnya, petinggi Partai Gerindra dan PDIP belum terlihat memiliki kesepakatan apapun.
Bahkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjadi mitra Gerindra dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menegaskan nama Ganjar Pranowo belum pernah dibahas di internal koalisi.
"Tidak ada calon lain selain Pak Prabowo dan Cak Imin (Muhaimin Iskandar) karena keduanya membawa amanat partai,” kata Ketua DPP PKB Daniel Johan, Rabu (22/3/2023).
"Belum pernah ada pembahasan calon lain, termasuk Ganjar,” tegas dia.
Perlu diketahui, kabar kedekatan Prabowo dan Ganjar mencuat setelah keduanya mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja di Kebumen.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo sempat menyatakan dukungan bila keduanya maju dalam Pilpres 2024 sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden.
"Saya kira kami terbuka kalau Pak Ganjar mau ikut dengan Pak Prabowo, dengan catatan Pak Prabowo calon presidennya,” ujar adik Prabowo itu, Minggu (12/3/2023).
Namun, Partai Gerindra belum bisa mengambil keputusan perihal nama calon wakil presiden untuk Prabowo. Pasalnya, Partai Gerindra mesti bersepakat dengan PKB yang menjadi mitra koalisinya.
Berita Terkait
-
Prabowo Disebut Tak Kuat di Jateng dan Jatim, Bisa Gaet Ganjar Pranowo untuk Saling Melengkapi
-
Analis Melihat Formula Duet Prabowo-Ganjar Bisa Saling Melengkapi Kantong Suara Pilpres 2024
-
Anggap Prabowo-Ganjar Tampilkan Kemesraan Semu, PKB: Kami Sudah Mengikat Janji dengan Gerindra
-
Hanya di Kebumen, Ada Jalan Tak Bertuan
-
Beberapa Kali Mengasihani Jokowi, Megawati Sebut Kasihan Makin Kurus karena Urus Negara
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga