Suara.com - Seorang pemuda asal Kendari bernama Benaia Manasye Lintjewas menjadi sorotan publik. Ini setelah sosoknya viral karena menjadi tentara Amerika Serikat (AS).
Status kewarganegaraan Benaia pun disebut-sebut hilang setelah ia resmi menjadi tentara Amerika Serikat (AS).
Hal tersebut berdasar pada Pasal 23 d Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa WNI kehilangan kewarganegaraannya apabila ia masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin dari Presiden Republik Indonesia.
Lantas, berapakah gaji Benaian Manasye Lintjewas yang menjadi tentara Amerika Serikat tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Amerika Serikat sebagai negara yang maju, serta dikenal dunia menjadi salah satu negara yang mempunyai angkatan bersenjata terkuat, tentu negeri Paman Sam memberikan upah yang tidak sedikit untuk anggota militernya.
Kesejahteraan tentara Amerika Serikat berlaku sama rata untuk semua matra. Ini termasuk Angkatan Udara (USAF), Angkatan Laut (US Navy), Angkatan Darat (US Army), Angkatan Antariksa (US Space Force), Marinir (US Marine) dan Penjaga Pantai (USCG).
Gaji untuk para tentara AS sendiri dihitung berdasarkan formula kombinasi antara pangkat dan masa pengabdian.
Sebagai informasi, pangkat militer Amerika Serikat terbagi menjadi tiga golongan, mulai dari golongan E atau Enlisted (Tamtama dan Bintara), W atau Warrant (Pembantu Perwira), O atau Officers (Perwira).
Tidak disebutkan secara lebih detail terkait dengan posisi jabatan dari Benaian yang masih berusia 22 tahun asal Kendari Sulawesi Tenggara tersebut.
Baca Juga: Profil Shou Zi Chew, CEO TikTok 'Didamprat' Anggota DPR Amerika Serikat
Namun, apabila melihat dari ban pangkat yang terlihat di bagian lengan kanan seragam yang ia kenakan pada saat upacara kelulusan, maka pemuda tersebut diduga menyandang pangkat E-3 (Private First Class).
Gaji tentara yang menyandang pangkat Private First Class sendiri sekitar 2.103 USD (dollar AS) atau hampir Rp 32 juta (kurs Rp 15.160).
Adapun jika di Indonesia, pangkat Privat First Class tersebut setara dengan pangkat Tamtama Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Gaji untuk tentara AS yang paling rendah diterima oleh pangkat Privat, di mana ini merupakan dua tingkat di bawah pangkat Benaia. Pangkat Privat sendiri setara dengan Prajurit Dua (Prada) jika di Indonesia.
Adapun gaji yang diterima oleh tentara pangkat Private, atau E-1, dengan masa kerja kurang dari empat bulan, adalah sebesar 1.640 USD atau sekitar Rp 24 juta.
Namun jika tentara AS berpangkat Private sudah bekerja lebih dari empat bulan, tetapi masih di bawah dua tahun, maka mereka berhak menerima kenaikan gaji per bulannya menjadi 1.785 dollar AS, atau setara dengan Rp 27 juta.
Pendapatan para tentara AS akan terus mengalami peningkatan seiring dengan masa mereka mengabdi di negara tersebut.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Profil Shou Zi Chew, CEO TikTok 'Didamprat' Anggota DPR Amerika Serikat
-
Profil Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, Diduga Terlibat Pusaran Kasus Kematian Janggal Bripka AS
-
Link Nonton That Time I Got Reicarnated as a Slime 2nd Season Sub Indo HD, Anime Seru Klik di Sini!
-
Link Nonton That Time I Got Reicarnated as a Slime Sub Indo HD Full 24 Episode, Klik di Sini!
-
Sederet Kejanggalan Kematian Bripka AS di Pusaran Kasus Penggelapan Pajak, Dugaan Kapolres Samosir Ikut Terlibat
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi