Suara.com - Seorang anggota polisi berinisial Aipda Y menjadi korban luka saat membubarkan aksi tawuran yang berlangsung di pinggir laut Wika, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Jumat (24/3/2023) lalu.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Iver Son Manossoh, mengatakan anggotanya terluka di bagian lutut akibat lemparan senjata tajam yang dilakukan oleh salah seorang pelaku tawuran.
“Korban mengalami luka cukup parah, saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit,” kata Iver saat dikonfirmasi Jumat (31/3/2023).
Iverson menuturkan, peristiwa yang melukai anggotanya tersebut bermula saat pihaknya mendapat laporan adanya tawuran antara kelompok Gang Buntu Cilincing, dan kelompok Gang Bedeng.
Saat Aipda Y datang ke lokasi dan hendak membubarkan aksi saling serang tersebut, ada salah seorang dari massa melemparkan senjata tajam ke arah petugas.
Lemparan tersebut, lanjut Iver, tepat mengenai lutut Aipda Y. Akibatnya Aipda Y harus mendapat 20 jahitan atas lempara sajam pelaku tawuran
Tangkap 5 Pelaku
Kekinian, Polres Metro Jakarta Utara telah meringkus 5 pelaku tawuran di pinggir laut Wika, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Inisial kelima pelaku yang diciduk petugas, yakni AI (19), HL (22), TH (20), HG (20), dan AS (19).
Dari kelima pelaku yang sudah tertangkap ini, kata Iver, memiliki peran yang berbeda-beda. Di antaranya pelaku yang berperan melempar petugas dengan senjata tajam.
Terkait kasus tawuran antargeng itu, petugas juga menyita puluhan senjata tajam yang terbungkus karung.
"Puluhan senjata tajam yang terbungkus karung kami sita, sebagai bukti,” ucapnya.
Meski telah menjaring 5 pelaku, namun kata Iver, pihaknya bakal terus mengejar puluhan pelaku lainnya. Total ada 96 yang telah ditetapkan sebagai DPO dalam perkara ini.
“Masih kami lakukan pengejaran, untuk identitasnya sudah kami kantongi.”
Berita Terkait
-
Berawal Saling Ejek di Medsos, Tiga Anak Pelaku Tawuran di Cilincing Ditangkap Usai Bacok Korban hingga Luka Menganga
-
Adu Gengsi Remaja Bawa Petaka di Awal Ramadan
-
Ironi Perang Sarung Di Bulan Suci, Tawa Hilang Nyawa Melayang
-
Polisi Ringkus 8 Remaja Hendak Tawuran Di Kebon Jeruk, Ada Yang Melawan Bikin Luka Anggota
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol