Aksi Wowon CS dan Mbah Slamet pun sama yakni dengan adanya korban yang berjumlah belasan. Keduanya melakukan tindak pidana pembunuhan lebih dari satu kali.
3. Jarak Pembunuhan dalam Hitungan Bulan
Kemiripan lain ada pada jeda waktu pembunuhan. Pelaku dalam dua kasus pembunuhan berantai ini membunuh satu korban ke korban lain hanya dalam hitungan bulan.
4. Korbannya Kesulitan Ekonomi
Korban kasus dukun mbah Slamet ini adalah masyarakat yang mengalami krisis keuangan. Hal ini pun mirip dengan target yang disasar oleh Wowon Cs.
Masyarakat masih percaya teknik perdukunan karena adanya keyakinan ketika orang terlalu percaya diri mampu mengatasi bahaya yang menerpanya. Korban juga menyepelekan risiko yang akan dihadapi setelah melakukan aksi tersebut. Secara otomatis, korban pun menempatkan dirinya sebagai calon target pembunuhan.
5. Temuan Mayat yang Dikubur Satu Tempat
Para korban mbah Slamet dikubur di jalan menuju hutan Desa Balun, Wanayasa, Banjarnegara. Sepuluh mayat tersebut hanya tersisa tulangnya saja.
Korban PO diduga baru saja dikubur di daerah yang sama. Korban masih menggunakan kaos hitam berlengan panjang dan celana hijau panjang. Terdapat tas yang berisi KTP atas nama korban PO. Hasil autopsi pun membuktikan mayat tersebut adalah PO.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Tag
Berita Terkait
-
Pesan WhatsApp Ayah, Korban Pembunuhan Penipuan Penggandaan Uang Asal Sukabumi Kepada Sang Anak Sebagai Tanda Bahaya
-
Warga Sukabumi Jadi Korban Serial Killer Mbah Slamet
-
Merinding, 3 Kasus Serial Killer di Indonesia Libatkan Dukun, Terbaru Mbah Slamet
-
Mengerikan, Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet Bunuh 10 Orang
-
FAKTA TERBARU! Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang asal Banjarnegara, Bunuh 11 Korban Pakai Racun Ikan dapat Rp 5 Miliar
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan