Suara.com - Slamet Tohari alias Mbah Slamet menambah deretan pembunuh berantai di Indonesia. Warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara itu setidaknya telah membunuh 10 orang korbannya dengan kedok sebagai dukun pengganda uang.
Bahkan dalam klaimnya, Mbah Slamet bisa menggandakan uang sampai Rp5 miliar. Selain Mbah Slamet, ada beberapa sosok serial killer yang juga berkedok sebagai dukun untuk merenggut nyawa para korbannya.
Simak kasus pembunuhan berantai di Indonesia yang melibatkan dukun berikut ini.
Dukun AS
Ahmad Suradji alias Dukun AS bisa dibilang sebagai pemegang serial killer terbanyak di Indonesia. Pada tahun 1997 silam, dia menghabisi nyawa 42 wanita dan menguburnya di perkebunan tebu di Desa Sei Semayang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Motif Dukun AS melakukan pembunuhan keji pada puluhan orang itu adalah untuk memperoleh ilmu hitam. Buntut perbuatannya, sang dukun divonis hukuman mati pada 27 April 1998. Sementara itu eksekusi mati berlangsung pada 10 Juli 2008.
Wowon
Kemudian ada kasus pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki di Bekasi dan Cianjur yang menghabisi nyawa 9 orang. Polisi menangkap tiga pria dalam kasus serial killer ini yakni Wowon (60), Solihin alias Duloh (63) dan Dede Sholehudin alias Dede (34).
Polisi mengungkap motif mereka melakukan pembunuhan adalah supranatural (dukun) dan ekonomi. Tersangka melakukan modus dengan pengakuan bisa menggandakan uang, namun ketika korban menagih uang pada pelaku malah dihabisi nyawanya.
Baca Juga: Mengerikan, Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet Bunuh 10 Orang
Mereka dijerat pasal berlapis dengan ancaman pidana paling berat hukuman mati.
Mbah Slamet
Mbah Slamet adalah pembunuh berantai berkedok dukun pengganda uang yang berasal dari Banjarnegara. Hingga Senin (3/4/2023) kemarin, kepolisian menemukan 10 mayat yang dikubur pelaku di ladang milik Mbah Slamet.
Beberapa mayat korban bahkan diperkirakan sudah dikubur dalam waktu yang lama karena saat ditemukan hanya tinggal tulang.
Dalam aksinya, Mbah Slamet menggunakan modus iming-iming korban dengan keuntungan besar jika menggandakan uang di tempatnya.
Mbah Slamet beraksi menjerat para korban secara online lewat Facebook, di mana aksinya ini dibantu oleh kaki tangannya yang berinisial BS. Akibat perbuatannya, Mbah Slamet terancam hukuman mati dan seumur hidup.
Berita Terkait
-
Mengerikan, Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet Bunuh 10 Orang
-
FAKTA TERBARU! Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang asal Banjarnegara, Bunuh 11 Korban Pakai Racun Ikan dapat Rp 5 Miliar
-
Kalau Ingin Kaya Jangan ke Dukun Penggandaan Uang Mbah Slamet, Ini 9 Tips Kaya dari Abah Aos
-
Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62
-
Detik-detik Kronologi Dukun Pengganda Uang Habisi 10 Korban Terungkap, Ternyata Tak Beraksi Sendirian?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter