Suara.com - Pada bulan Ramadhan, masyarakat Muslim Indonesia biasanya akan melakukan acara buka bersama. Namun tahukah kamu kalau dalam acara buka bersama ada dosa yang tersembunyi? Lantas, apa dosa acara buka bersama tersebut?
Mengenai dosa tersembunyi dalam acara buka bersama (bukber), Buya Yahya menjelasannya dalam kajian yang diunggah melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 2 Juli 2019.
Dalam kajian tersebut, Buya Yahya menyampaikan bahwa dalam acara buka puasa bersama ada kadang ada beberapa keutamaan yang hilang seperti shalat maghrib berjamaah yang dilupakan dan taraweh pun tidak dilakukan
"Shalat berjamaah magrib dilupakan. Karena sibuk urusan makan, sehingga tidak peduli urusan jamaah maghrib. Kemudian setelah itu, tarawehnya pun hilang karena mungkin perjalanan yang jauh." Ucap Buya Yahya.
Buya Yahya juga menyampaikan, dalam acara buka bersama yang mengundang bermacam orang dan tidak dibatasi akhlak bergaul antara putra dengan putri, ini bisa jadi pemicu kemaksiatan seperti berbuka puasa di tempat yang tidak mulia.
Buya Yahya kembali menambahkan, boleh berbuka puasa bersama namun harus mengikuti aturan-aturan yang sesuai dengan syariat Islam.
Ini bertujuan agar kita tetap bisa mendapat pahala buka bersama. Selain itu, bisa mengikuti jamaah shalat magrhrib, berdzikir, kemudian makan malam, lalu melaksanakan shalat Isya berjamaah dan taraweh.
"Jangan sampai setelah buka bersama, hilang itu semuanya." Tegas Buya Yahya.
Buya Yahya juga menegaskan, di tempat untuk buka bersama, kita harus benar-benar menjaga tempat yang terhormat.
Baca Juga: Puasa Ramadan jadi Sia-Sia karena Masih Berbuat Dosa, Gimana Cara Menggantinya? Ini Kata Buya Yahya
"Ada salah satu tradisi juga menjelang buka puasa yang dikenal dengan sebutan ngabuburit, alangkah banyaknya pahala yang dihambur-hamburkan di tempat seperti itu seperti melihat orang buka aurat." Ujar Buya Yahya
Untuk menghindari dosa yang tersembunyi dalam acara buka bersama, Buya Yahya menerangkan agar kita semua perlu memiliki kepekaan akan rindu pahala dari Allah SWT. Karena mungkin yang melakukan hal itu (dosa tersembunyi) tidak sadar bahwa hal itu mengikis pahala kita.
Selain itu, Buya Yahya juga mengingatkan, agar setiap akan mengadakan acara buka bersama dan mengundang orang, disiapkan fasilitas untuk beribadah agar ibadah puasa kita pada hari itu tidak sia-sia karena meninggalkan shalat berjamaah dan tidak mengikuti taraweh.
Demikian ulasan mengenai dosa-dosa acara buka bersama menurut Buya Yahya yang penting untuk diketahui umat Muslim. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu menjaga pahala puasa dengan tidak meninggalkan shalat, berdzikir, dan menjaga pandangan. Amiin.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Puasa Ramadan jadi Sia-Sia karena Masih Berbuat Dosa, Gimana Cara Menggantinya? Ini Kata Buya Yahya
-
5 Manfaat Buka Bersama dengan Orang Terdekat bagi Kesehatan Mental
-
Apakah Dosa Jika Tukang Bangunan Tidak Puasa di Bulan Ramadhan? Ini Jawaban Buya Yahya
-
Bolehkah Muslim Berobat ke Ida Dayak? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut Ini!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT