Suara.com - Rekaman video yang diduga berkaitan dengan kebocoran dokumen penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) viral di media sosial. Dalam video itu ada nama Ketua KPK Firli Bahuri dan seorang menteri yang disebut.
Video tersebut diunggah akun Twitter @dimdim0783 pada Senin (10/4/2023) malam kemarin.
"Inilah video yang menjadi bukti telak keterlibatan F dalam rekayasa kasus di KPK," tulis akun @dimdim0783 seperti dikutip Suara.com pada Selasa (11/4/2023).
Video berdurasi 26 detik, diduga diambil di suatu ruangan dengan terdapat sejumlah orang di dalamnya.
Dalam video menunjukkan sejumlah kertas yang diletakkan di atas meja. Dalam video juga terdengar suara obrolan.
"Itu dari Pak Menteri, dapatnya dari Pak Firli. Dari Pak Firli dapatnya, sebaiknya jangan deh, sensitif," salah satu kalimat dialog terdengar di dalam rekaman video.
Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri sedang menjadi sorotan. Dalam pemberitaan di sejumlah media menyebut, Firli diduga membocorkan data penyelidikan kasus korupsi tunjangan kinerja (tukin) di Kementerian ESDM.
Belakangan, Firli sudah dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK oleh sejumlah pihak.
Terpisah, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri ketika dikonfirmasi Suara.com terkait video tersebut, menyatakan menyerahkan sepenuh ke Dewas KPK.
"Kami tentu sangat menghargai beberapa pihak yang melaporkan dinamika dan isu dugaan kebocoran dokumen kepada Dewas KPK. Sepenuhnya kami serahkan kepada Dewas KPK," kata Ali.
Menurutnya Dewas KPK bakal bekerja secara profesional untuk menindak lanjuti dugaan kebocoran dokumen penyelidikan tersebut.
"Dewas KPK sesuai tugas pokok fungsinya pasti akan menindaklanjuti secara profesional sesuai SOP dan independen dari pengaruh pihak manapun.Kita semua tentu juga menunggu hasil tindak lanjut dari Dewas KPK tersebut," kata Ali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat
-
Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK
-
Harga MinyaKita Bakal Naik, DPR Warning Pemerintah: Jangan Biarkan Penimbun Ambil Untung
-
Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu
-
Saling Sikut DPR vs Pemerintah Soal Komposisi Anggota Kompolnas di Draf RUU Polri
-
Polisi Masuk ke Sektor Gizi Nasional? Simak Poin-Poin Usulan Pemerintah dalam Revisi UU Polri
-
Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat
-
Bukan Tanpa Alasan! KPK Jelaskan Kehadiran Brimob Bersenjata saat Geledah Rumah Silmy Karim