Suara.com - Beredar kabar Edhie Baskoro ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Putra bungsu Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu disebut ditangkap usai terbukti terlibat kasus korupsi Hambalang.
Kabar dengan narasi ditangkapnya Edhie dibagikan oleh akun YouTube Istana Politik pada Jumat, 14 April 2023. Video itu hingga berita ini diunggah telah disaksikan 53 ribu kali.
Dalam narasinya, akun ini mengabarkan bahwa KPK sudah membawa modal bukti kuat untuk menangkap sosol Pangeran Cikeas. Sosok yang dimaksud adalah Edhie Baskoro yang disebut terlibat kasus korupsi Hambalang.
Adapun narasi dalam judul video Istana Politik berikut ini:
"Mengejutkan? Modal Bukti Kuat KPK Tangkap Pangeran Cikeas."
Sedangkan narasi yang tertulis di thumbnail video sebagai berikut:
"KPK TANGKAP ADY BASKORO TERBUKTI TERLIBAT KASUS KORUPSI HAMBALANG."
Lantas benarkah narasi tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, kabar Edhie Baskoro ditangkap KPK setelah terbukti terlibat kasus korupsi Hambalang adalah tidak benar.
Faktanya isi video Istana Politik itu sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun informasi kredibel terkait keterlibatan pria yang akrab disapa Ibas itu dalam kasus korupsi Hambalang. Begitu pula tidak ada pernyataan resmi seputar Ibas ditangkap KPK.
Sebaliknya narator dalam video justru terdengar membacakan artikel opini yang dipublikasikan Seword.com pada 25 Maret 2021. Artikel opini yang dimaksud itu berjudul "Sstt! Ibas Bakal Diseret Ke KPK Oleh Demokrat Versi Moeldoko, SBY Auto Kejang!"
Dalam artikel itu, termuat opini penulis terkait sikap 'Partai Demokrat' versi Moeldoko yang menyeret Ibas ke kasus korupsi Hambalang.
Namun nyatanya KPK sendiri memberikan sikap tidak terusik dengan isu-isu tersebut. KPK menegaskan bahwa mereka hanya bekerja berdasarkan bukti yang ada, bukan isu.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi KPK telah memiliki modal kuat dan menangkap putra SBY dalam kasus korupsi Hambalang adalah berita hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori informasi salah.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Terungkap kekayaan Raffi Ahmad Hasil Pencucian Uang Bareng Rafael Alun, Lebaran di Penjara?
-
CEK FAKTA: Amanda Manopo dan Arya Saloka Resmi Jadi Pasangan Suami Istri dan Banjir Ucapan Selamat, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Batal Dihukum Mati Gegara Punya Barang Sakti, Apa Itu?
-
Cek Fakta: Breaking News! Argentina Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, FIFA Buka Peluang untuk Indonesia?
-
CEK FAKTA: Reino Barack Bikin Acara Bukber Tanpa Kehadiran Syahrini?
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi